nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komnas HAM Minta Jaksa Agung Putuskan Secara Hukum soal Semanggi I dan II

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 08:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154068 komnas-ham-minta-jaksa-agung-putuskan-secara-hukum-soal-semanggi-i-dan-ii-UJP9aSuWrx.jpg (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengkritisi pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menyebut peristiwa Semanggi I dan II bukan pelanggaran HAM berat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat bersama Komisi III DPR RI, pada Kamis 16 Januari 2020.

Menurut Komnas HAM, pernyataan Jaksa Agung itu hanya sebuah statement politik dan bukan keputusan hukum. Komnas HAM meminta Jaksa Agung untuk mengambil keputusan hukum jika meyakini pernyataannya itu.

"Itu kan statement politik bukan keputusan hukum. Kalau itu diyakini oleh Jaksa Agung, ya silakan saja diputuskan dengan keputusan hukum. Dan tentu saja korban dan publik akan bereaksi atas itu, Komnas juga," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (17/1/2020).

(Foto: Okezone)

Anam menilai ada unsur ketidakpahaman Jaksa Agung soal kasus ini. "Ini bukti adanya ketidak pahaman Jaksa Agung. Ini juga sekaligus menunjukkan adanya kesadaran bahwa memang impunitas sedang berjalan," ucapnya.

Senada dengan Anam, koleganya yakni Hairansyah yang juga Komisioner Komnas HAM menjelaskan bahwa, berdasarkan hasil penyelidikan, diputuskan peristiwa Semanggi I dan II adalah pelanggaran HAM berat. Namun, jika pernyataan Jaksa Agung bertentangan dengan Komnas HAM, Hairansyah mempersilakan kewenangan Burhanuddin untuk menghentikan kasus tersebut.

"Jika Jaksa Agung berpendapat bahwa peristiwa tersebut bukan pelanggaran HAM yang berat, maka Jaksa Agung harusnya bisa menggunakan kewenangannya sebagai penyidik untuk menghentikan kasus tersebut, bukan hanya beropini seperti itu, apa yang terjadi di DPR adalah proses politik bukan proses hukum," kata Hairansyah dikonfirmasi terpisah.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini