nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaksa Agung Sudah Terima Surat Dimulainya Penyidikan Kasus Novel

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 22:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 16 337 2154008 jaksa-agung-sudah-terima-surat-dimulainya-penyidikan-kasus-novel-zZUtf6ZLq3.jpg Novel Baswedan. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Dua tersangka yang disidik dalam kasus ini adalah Rahmat Kadir dan Ronny Bugis.

"Perkara penyerangan Novel Baswedan, kami telah terima SPDP atas nama tersangka Rahmat Kadir dan Ronny Bugis," tutur Burhanuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Polisi menangkap dua pelaku penyiraman air keras ke Novel Baswedan. Namun kedua pelaku tersebut hanya disebutkan inisialnya, yakni RM dan RB.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono mengatakan, kedua pelaku ditangkap di Jalan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Novel Baswedan disiram air keras usai salat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhasan dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 17April 2017.

Novel Baswedan sempat dirawat di rumah sakit di Jakarta lalu dirujuk ke Singapura. Selama 10 bulan dirawat di Negeri Singa, Novel kembali ke Indonesia. Tapi matanya tak lagi sempurna. Mata kiri dilaporkan sudah tak berfungsi akibat terkena air keras. Novel kembali bekerja di‎ KPK mulai 27 Juli 2018‎.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini