Jaksa Agung Sebut Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat, Ini Reaksi Menkumham

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 16 Januari 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 16 337 2153961 jaksa-agung-sebut-tragedi-semanggi-bukan-pelanggaran-ham-berat-ini-reaksi-menkumham-Fvkk30XVkl.jpg Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly (Foto: Okezone/Harits Tryan)

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut peristiwa Semanggi I dan Semanggi II, bukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat saat rapat dengan Komisi III DPR RI.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengaku, belum mengetahui ihwal pernyataan Burhanuddin. Namun, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Saya belum tahu. Nanti kita lihat dulu,” kata Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: Jaksa Agung: Peristiwa Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat 

Tak hanya akan mengecek dan melihat pernyataan Jaksa Agung soal kejadian Semanggi I dan II bukan pelanggaran HAM berat, Yasonna berkata akan melakukan koordinasi dengan kementerian atau pun lembaga lainnya.

“Saya harus koordinasi dulu nanti dengan kementerian/lembaga lainnya,” tuturnya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin

Sebelumnya diwartakan, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut kasus Semanggi I dan Semanggi II bukan pelanggaran HAM berat.

“Peristiwa Semanggi I dan Semanggi II telah ada hasil rapat paripurna DPR RI yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan pelanggaran HAM berat,” kata Burhanuddin di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Mahfud MD: Pelanggaran HAM Berat Akan Diselesaikan

Namun, dia tak merinci secara detail mengenai kapan paripurna DPR itu digelar dan menghasilkan keputusan peristiwa Semanggi I dan Semanggi II bukan pelanggaran HAM berat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini