nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiba di Kantor Dewas KPK, Tim Hukum PDIP Diminta Buat Surat

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 16:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 16 337 2153814 tiba-di-kantor-dewas-kpk-tim-hukum-pdip-diminta-buat-surat-re5nCKcjvH.jpg Tim Hukum PDI Perjuangan di Gedung KPK (Foto : Okezone.com/Puteranegara)

JAKARTA - Tim Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyambangi Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK di Gedung C1, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2020).

Kedatangan mereka untuk bertemu dengan salah satu anggota Dewan Pengawas KPK, sempat ditolak oleh penjaga lembaga antirasuah. Tim hukum PDI Perjuangan itu diminta untuk mengurus surat permohonan terlebih dulu apabila ingin bertemu dengan Dewas.

Setelah hampir 10 menit, tim hukum PDIP memutuskan untuk mengurus surat permohonan ke Gedung Merah Putih KPK K4. Setelah mengurus administrasi itu, mereka kembali ke Gedung Dewas KPK.

"Pokoknya kami ke sana bawa surat. Tunggu saja di sini (Gedung K4), kami akan ke sini lagi," kata Ketua tim hukum PDIP, I Wayan Sudirta.

Wayan mengatakan, kedatangan mereka untuk melapor ke Dewas. Tetapi, Wayan tak menjelaskan lebih jauh tentang laporan yang akan disampaikannya.

"Laporan. Nanti lah setelah keluar dari sana (bertemu Dewas)," ujar Wayan.

Sebelumnya, Tim Hukum PDIP menggelar audiensi bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kasus proses pergantian antar waktu (PAW) DPR RI yang melibatkan eks caleg PDIP, Harun Masiku dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Baca Juga : Tepis Wahyu Setiawan, Ketua KPU Bantah Hubungi Harun Masiku dan PDIP

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengaku tidak pernah menghubungi Harun Masiku dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait proses penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

"Enggak, saya tidak pernah menghubungi orang per orang begitu," kata Arief di Kantor KPU.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini