nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Pemindahan Ibu Kota Baru

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 15 337 2153352 jokowi-sampaikan-sejumlah-arahan-dalam-pemindahan-ibu-kota-baru-ikbFIfu8FX.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tujuh arahannya dalam rencana pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

"Yang pertama, saya minta yang berkaitan dengan legislasi dan regulasi-regulasi yang mendukung ini disiapkan. Dan saya dengar Pak Menteri Bappenas ini sudah siap sehingga segera kita sampaikan, kita berikan kepada DPR agar bisa diselesaikan," kata Jokowi dikutip dari Setkab.go.id.

 Baca juga: Ibu Kota Dipindah, Jakarta Diusulkan Jadi Pusat Perdagangan

Arahan Kepala Negara berkaitan dengan kelembagaan. Ia pun meminta agar jajarannya bisa segera diselesaikan sehingga hal-hal berkaitan dengan pemindahan ibu kota bisa segera dikerjakan Badan Otoritas Ibu kota.

"Yang ketiga, yang berkaitan dengan desain. Saya kira gagasan besar untuk desainnya sudah ada, tetapi juga desain ini adalah sebuah desain yang bisa diperbaiki dan bisa berubah. Sehingga saya harap nanti semuanya bisa memberikan masukan mengenai desain ini, baik yang berkaitan dengan transportasi," tambah dia.

 Baca juga: Menko PMK Ingin SDM di Ibu Kota Baru Siap Hadapi Pembangunan

Jokowi menyampaikan bahwa di ibu kota baru nanti transportasi umumnya atau massalnya akan menggunakan autonomous vehicle, atau kendaraan yang dapat beroperasi dengan aman dan efektif tanpa perlu dikendalikan oleh manusia. Hal itu juga berlaku dengan kendaraan pribadinya.

"Sehingga desainnya seperti apa tolong ini nantinya Pak Menteri Perhubungan dan Pak Menteri Riset ini berbicara mengenai ini, mengenai kesiapan karena infrastruktur kalau kita mau betul-betul siap betul, infrastrukturnya juga diarahkan kepada penggunaan electric vehicle dan autonomous vehicle," terang Jokowi.

Kemudian arahan kelima, Presiden juga menyampaikan yang berkaitan dengan lahan. Jokowi meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya agar sebagian lahan ibu kota baru dijadikan sebagai tempat riset.

"Kita tahu yang disiapkan sekarang 256.000 hektar dan plus untuk riset ada 410.000 hektar, totalnya. Yang akan kita gunakan adalah 56 hektar, itu di inti dan yang akan dimulai nantinya pada angka 5.000 hektar," tutur dia.

Sedangkan arahan keenam berkaitan dengan skema anggaran. Menurut Jokowi, infrastruktur dasar nantinya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kemudian untuk kluster pemerintahan yang berkaitan dengan istana dan gedung-gedung kementerian, ini juga akan dikerjakan oleh pemerintah. Di luar itu baru kita berikan baik kepada proses PPP ataupun dikerjakan oleh investasi," tambah Presiden.

Jokowi berharap ini pembangunan ibu kota baru harus dihitung secara detail. Pasalnya, hasil kajian pemerintah mendapati hasil anggaran yang keluar lebih dari Rp100 triliun.

Kemudian, arahan yang ketujuh, Presiden menyampaikan berkaitan dengan lingkungan hidup. "Ibu kota ini adalah konsepnya konsep gagasannya adalah rimba nusa, negara rimba nusa. Artinya, kita memiliki kewajiban untuk justru memperbaiki dari lingkungan yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menjadi hutan yang kita rehabilitasi dan kita perbaiki. Hutan yang konservasi yang juga rusak juga kita perbaiki," ujar Presiden.

Ia minta Menteri LHK Siti Nurbaya agar disiapkan kurang lebih 100 hektar untuk persiapan nursery untuk pembibitan, yang berkaitan dengan mangrove dan tanaman-tanaman lain yang diharapkan dalam 100 hektar itu bisa disiapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman di situ.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini