nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Pastikan Sudah Koordinasi dengan Polri untuk Buru Harun Masiku

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 14:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 15 337 2153178 kpk-pastikan-sudah-koordinasi-dengan-polri-untuk-buru-harun-masiku-u8njlZiSJY.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, pihaknya sudah membuka komunikasi dan koordinasi dengan Polri untuk memburu mantan Caleg PDIP, Harun Masiku (HAR). Saat ini, tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR itu disebut-sebut masih berada di Singapura.

"Sejauh ini memang benar KPK sudah berkoordinasi, dan mengkomunikasikan terkait permintaan bantuan kepada Polri untuk menangkap tersangka HAR," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (15/1/2020).

 Baca juga: KPK Persilakan DKPP Gelar Sidang Etik Wahyu Setiawan di Kantornya

Ali enggan menjawab lebih jauh terkait teknis pencarian Harun Masiku yang dilakukan oleh KPK dan Polri di Singapura. Pun demikian dengan surat permohonan untuk memasukkan Harun Masiku dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebab, kata Ali, pihaknya masih berupaya untuk menuntaskan kasus ini.

"Tentu ada hal-hal yang belum bisa kami sampaikan ke publik terkait teknisnya karena penyelesaian perkara sedang berjalan. Perkembangannya nanti kami infokan lebih lanjut," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono mengaku siap membantu KPK untuk memburu Harun Masiku. Namun, sampai saat ini Polri masih menunggu permohonan lembaga antirasuah, terkait dengan permintaan untuk memasukan Harun sebagai buronan atau DPO.

"Tentunya kami masih menunggu permintaan KPK. Apa yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka, apakah yang bersangkutan sudah ditetapkan DPO," kata Argo, Selasa, 14 Januari 2020.

 Baca juga: Pimpinan KPK Fasilitasi DKPP untuk Sidang Etik Wahyu Setiawan

KPK sendiri sebelumnya sedang mempertimbangkan untuk memasukkn nama Harun Masiku masuk dalam DPO atau buronan. Namun, KPK akan memastikan terlebih dahulu keberadaan Harun Masiku di luar negeri setelah mendapatkan informasi resmi dari Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatat bahwa Harun Masiku sudah berada di luar negeri sejak Senin, 6 Januari 2020. Harun pergi keluar negeri bertepatan dua hari sebelum KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan. KPK mengamankan Wahyu Setiawan bersama tujuh orang lainnya pada Rabu, 8 Januari 2020.

"Iya. Yang bersangkutan tercatat keluar Indonesia tanggal 6 Januari 2020 ke Singapura," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Arvin Gumilang saat dikonfirmasi Okezone, Senin, 13 Januari 2020

Dipastikan Imigrasi, belum ada data perlintasan Harun kembali ke Indonesia hingga hari ini. Saat ini, Harun Masiku diduga masih berada di Singapura.

Harun Masiku merupakan Caleg asal PDIP yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020.

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE).

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini