nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Indonesia, Ini Wilayahnya

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 15 Januari 2020 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 15 337 2152992 bmkg-prediksi-cuaca-ekstrem-masih-terjadi-di-indonesia-ini-wilayahnya-cwIu7n8Rtc.jpg Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia masih mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat pada hari ini, Rabu 17 Januari 2020. Sebut saja di Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung,Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Kemudian di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Jangan Terlena, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi di Jabar 

Sementara potensi angin kencang diprediksi terjadi di wilayah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Selatan.

Kemudian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Baca juga: Ada Siklon Tropis Claudia, Pelayaran Diimbau Ikuti Arahan Kemenhub 

Lalu di Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua.

Adapun potensi banjir akibat cuaca ekstrem, BMKG memprediksi tidak akan terjadi di wilayah mana pun. "(Banjir) nihil," jelas Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko ketika dikonfirmasi Okezone, Selasa 14 Januari 2020.

Ia menjelaskan, terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang beberapa hari ke depan dikarenakan adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan dan pembentukan awan di beberap wilayah di Indonesia.

Baca juga: BNPB Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Siklon Tropis Claudia 2 Hari ke Depan 

"Terdapat daerah konvergensi (pertemuan angin) yang memanjang dari pesisir barat Sumatera, Bengkulu, Lampung, hingga Perairan Utara Banten. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Lampung," ungkapnya.

"Terdapat Borneo Vortex (sirkulasi tertutup di Kalimantan Barat) yang signifikan pada 15–16 Januari 2020 di Kalimantan Barat bagian barat yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat bagian utara dan barat," paparnya.

Baca juga: Hujan dan Puting Beliung Menerjang, Sulsel Siaga Cuaca Ekstrem 

(han)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini