nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum Jadi DPO, Ketua KPK Tetap Buru Tersangka Suap Harun Masiku

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 17:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 14 337 2152810 belum-jadi-dpo-ketua-kpk-tetap-buru-tersangka-suap-harun-masiku-mimgJ1zKCL.jpg Ketua KPK Komjen Firli Bahuri (Foto: Okezone/Harits)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) yakni Harun Masiku. Harun sendiri dikabarkan tengah berada di Singapura.

"KPK kita tak akan pernah berhenti mencari seorang tersangka, karena sebenarnya tersangka adalah seseorang yang karena perbuatannya dan atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan yang cukup patut diduga sebagai pelaku tindak pidana," ujar Firli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Karena itulah, Firli memastikan lembaga antirasuah yang dipimpinnya akan terus melakukan pengejaran meskipun kekinian Harun berada di Singapura. Dia pun akan terus menanyakan informasi mengenai keberadaan Harun melalui kerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM dan Polri.

"Untuk itu kita tetap melakukan pengejaran dan kita juga sudah mengirimkan surat ke Kemenkumham kita berkordinasi dengan Polri karena Polri miliki jaringan yang cukup luas, baik itu menggunakan jalur Senior Liaison Officer yang ada di luar negeri dan kita minta bantuan kepada Polri," beber Firli.

"Karena beberapa waktu pengalaman kita tahu persis ada beberapa tersangka yang keluar negeri juga itu kita minta bantuan kepada Polri," tambah Firli.

Firli

Baca Juga: Komisi II Akan RDP dengan KPU, Bahas Penangkapan Wahyu Setiawan

Firli mengatakan, jika dibutuhkan KPK juga akan menggandeng Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk memulangkan Harun ke tanah air usai menjadi tersangka.

"Nanti kita bekerjasama dengan kedutaan besar dan kementrian luar negeri," imbuhnya.

Meski demikian, Firli menyebut hingga kini status Harun belum masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Hanya saja dia menekankan KPK akan terus melakukan pengejaran kepada Harun.

"Setiap orang yang sudah ditetapkan tersangka itu pasti kita lakukan pencarian, saya kira itu," ujar Firli.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatat bahwa Harun Masiku sudah berada di luar negeri sejak Senin 6 Januari 2020.

Harun pergi keluar negeri dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan. KPK mengamankan Wahyu Setiawan bersama tujuh orang lainnya pada Rabu 8 Januari 2020.

Harun Masiku merupakan caleg asal PDIP yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI oleh KPK. Ia lolos dalam OTT KPK pada 8-9 Januari 2020.

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, Wahyu Setiawan (WSE), mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE). Pasca-jadi tersangka, Harun Masiku dipecat dari keanggotaan PDIP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini