nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Dalami Dugaan Aliran 'Uang Panas' Imam Nahrawi ke Politikus PKB

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 23:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 13 337 2152525 kpk-dalami-dugaan-aliran-uang-panas-imam-nahrawi-ke-politikus-pkb-pqZ9MXWNzc.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Okezone.com/M Rizky)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada 'dana panas' dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang mengalir ke politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). KPK sedang mendalami dugaan ini.

Hal itu terungkap setelah KPK memeriksa Wakil Ketua MPR RI dari PKB Jazilul Fawaid sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemepora untuk KONI 2018.

Baca juga: KPK Panggil Politikus PKB Jazilul Fawaid Terkait Kasus Imam Nahrawi

"Didalami terkait dugaan aliran-aliran dana dari IN (Imam Nahrawi)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi terkait materi pemeriksaan Jazilul Fawaid, Senin (13/1/2020).

 Jazilul

Jazilul Fawaid (Okezone)

Jazilul dan Imam Nahrawil merupakan sama-sama bernaung di PKB.

Baca juga: Legislator Jakarta Fraksi PKB Dipanggil KPK untuk Penyidikan Imam Nahrawi

Menurut Ali, dugaan aliran ‘uang panas’ dari Imam Nahrawi sudah masuk ke materi penyidikan KPK. "Materi selengkapnya apakah ada atau tidaknya (aliran dana), tentu tidak bisa kita sampaikan," katanya.

Imam Nahrawi sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan asisten pribadinya, Miftahul Ulum (MIU).

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini