nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Kantor KPU, Penyidik KPK Angkut 2 Koper dan 1 Kotak

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 21:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 13 337 2152491 geledah-kantor-kpu-penyidik-kpk-angkut-2-koper-dan-1-kotak-1NJ4Tr5kXa.jpg Penyidik KPK usai geledah kantor sementara KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (13/1/2020). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kantor sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).

Penggeledahan ruang kerja itu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan terkait kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, penyidik terlihat membawa dua koper, yakni berwarna merah dan hitam keluar dari kantor sementara KPU. Selain itu, mereka terlihat mengamankan sebuah kotak berwarna kuning.

Oleh penyidik, masing-masing koper dan kotak kuning tersebut dimasukkan ke mobil. Mereka kemudian keluar dari kantor sementara KPU sekira pukul 20.29 WIB.

Penyidik KPK usai geledah kantor sementara KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (13/1/2020). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

Penggeledahan itu sudah berlangsung sejak pukul 12.00 WIB. Total penyidik menghabiskan waktu hingga 8 jam dalam penggeledahan tersebut.

Penyidik KPK usai geledah kantor sementara KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (13/1/2020). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

Adapun dalam kasus ini KPK sudah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPR RI tersebut.

Mereka adalah Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WSE), mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian, Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku (HAR), dan pihak swasta, Saeful (SAE).

Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.


Baca Juga : KPK Geledah Ruang Kerja Wahyu Setiawan, Ini Kata Ketua KPU

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini