2 Peretas Situs PN Jakpus Ditangkap Bareskrim Polri

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 13 Januari 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 13 337 2152339 2-peretas-situs-pn-jakpus-ditangkap-bareskrim-polri-LLYG6wWxdI.jpg Direktorat Siber Bareskrim Polri konpers terkait penangkapan 2 pelaku peretasan situs PN Jakpus di Mabes Polri, Senin (13/1/2020). (Foto : Okezone.com/Puteranegara Batubara)

JAKARTA – Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap dua pelaku peretasan situs resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Kedua pelaku adalah CA alias Yusa (24) dan AY alias Konslet (22).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan, CA dan AY melakukan peretasan di sebuah kamar sewaan di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

"Tersangka CA menggunakan file PHP Script yang berfungsi sebagai backdoor ke salah satu direktori situs PN Jakarta Pusat. Kemudian dia memberikan akses backdoor itu kepada AY," kata Asep dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).

Asep menyebut, pelaku CA merupakan pendiri komunitas Typical Idiot Security. Dalam hal ini, mereka telah meretas 3.896 website, baik dari dalam maupun luar Indonesia.

Direktorat Siber Bareskrim Polri konpers terkait penangkapan 2 pelaku peretasan situs PN Jakpus di Mabes Polri, Senin (13/1/2020). (Okezone.com/Puteranegara Batubara)

Sementara pelaku AY juga melakukan defacing terhadap 352 website. Menurut Asep, pelaku AY lebih berbahaya dalam melakukan peretasan dibandingkan mitranya CA.

"Mereka belajar hacking secara autodidak. Selama menjalankan aksi, mereka berpindah-pindah, menyewa satu apartemen ke apartrmen lainnya," ujar Asep.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita beberapa barang bukti, antara lain, laptop, ponsel, dan satu bundel log server website PN Jakarta Pusat.

Sekadar diketahui, website Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diduga diretas, pada Kamis 19 Desember 2019. Halaman muka situs tersebut menampilkan gambar orang membawa bendera merah putih saat aksi beberapa waktu lalu.


Baca Juga : Situs PN Jakpus Diretas Tampak Orang Bawa Bendera Merah Putih

Atas perbuatannya, CA dan AY dikenakan Pasal 46 ayat (1), (2), dan (3), Jo Pasal 30 ayat (1), (2), dan (3), Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1), (2), dan Pasal 49 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini