Harun Masiku ke Singapura Sebelum Wahyu Setiawan Kena OTT KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 13 Januari 2020 15:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 13 337 2152337 harun-masiku-ke-singapura-sebelum-wahyu-setiawan-kena-ott-kpk-lTU7ntuocl.jpg Harun Masiku (Foto : KPU)

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatat kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku melintas ke luar negeri sejak Senin, 6 Januari 2020. Harun Masiku merupakan tersangka penyuap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Harun pergi ke luar negeri bertepatan dua hari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020.

"Iya. Yang bersangkutan tercatat keluar Indonesia tanggal 6 Januari 2020 ke Singapura," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Arvin Gumilang saat dikonfirmasi Okezone, Senin (13/1/2020).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan kena OTT KPK (Foto : Okezone.com)

Arvin belum mendapatkan laporan dari anak buahnya soal kembalinya Harun ke Indonesia. Saat ini, Harun Masiku diduga masih berada di Singapura.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi soal keberadaan Harun Masiku di luar negeri. KPK menyatakan bahwa Harun Masiku sudah berada di luar negeri sebelum adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT), pada Rabu, 8 Januari 2020.

"Dengan Imigrasi kita sudah berkoordinasi. Info yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan yang bersangkutan memang sedang di luar negeri, siang ini kami koordinasi dengan Menkumham untuk itu," ucap Ghufron dikonfirmasi awak media.

Harun Masiku merupakan Caleg asal PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020.

Baca Juga : KPK Belum Bersurat ke Imigrasi Terkait Pencekalan Harun Masiku

Baca Juga : KPK Geledah Kantor KPU Cari Bukti Tambahan Kasus Wahyu Setiawan

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE).

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini