Soal Konflik Natuna, Komisi I DPR: Solusinya Perkuat Armada

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 13 Januari 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 13 337 2152301 soal-konflik-natuna-komisi-i-dpr-solusinya-perkuat-armada-wx9kAES7Mw.jpg Ilustrasi kapal perang (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I, Abdul Kharis Almasyhari mendorong pemerintah melakukan penguatan terhadap kapal armada untuk menjaga perairan Indonesia. Hal itu menyusul masuknya kapal nelayan China di laut Natuna.

Menurutnya penambahan kapal armada sangat dibutuhkan agar penjagaan terhadap laut bisa dilakukan secara maksimal. "Solusinya kita perkuat armada cost guard untuk mampu menghalau mereka," kata Abdul di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (13/1/2020).

Ilustrasi

Abdul mengakui saat ini pengamanan wilayah laut, khususnya di Natuna, masih sangat minim. Untuk itu dirinya juga akan mendukung jika ada penambahan anggaran untuk menambah kapal armada.

"Jika diusulkan (anggaran tambahan), kita dukung. Melihat risiko dan dampaknya seperti ini. Dulu-dulu belum terlalu terasa bahwa cost guard kita masih minim dengan kemampuan yang belum sepadan dengan cost guard negara asing," ujarnya.

Abdul menyarankan, agar penjagaan wilayah laut dilakukan secara 24 jam oleh berbagai pihak baik dari Bakamla maupun TNI AL. Ia meyakini pencurian tersebut dilakukan karena lemahnya penjagaan.

Baca Juga : Kejagung Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Baca Juga : KPK Belum Bersurat ke Imigrasi Terkait Pencekalan Harun Masiku

"Pada prinsipnya, perairan kita yang wajib menjaga adalah kita. Kalau ada yang melintas kita usir. Jadi yang di laut memang seperti itu. Setiap saat kita enggak bisa jaga, mereka akan masuk. Kita jaga terus. Kalau kita jaga, mereka pasti enggak masuk," ungkapnya.

Kata dia, yang penting dilakukan sekarang adalah patroli setiap saat di perbatasan. Sebab selama ini banyak ilegal fishing masuk ke perairan Indonesia. "Bagi saya, kepada Bakamla, mungkin juga minta alutsista TNI AL, itu menjaga wilayah laut NKRI dengan baik. Full 24 jam harus dijaga, kalau dijaga mereka enggak akan masuk," sambungnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini