nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Langkah KPU Setelah Wahyu Setiawan Jadi Tersangka KPK

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 14:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 10 337 2151449 ini-langkah-kpu-setelah-wahyu-setiawan-jadi-tersangka-kpk-kMxTe8ymw8.jpg Ketua KPU RI Arief Budiman (Foto : Okezone.com/Achmad Fardiansyah)

JAKARTA - Setelah Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ditetapkan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran terlibat suap Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI, KPU langsung menggelar rapat pleno untuk menyikapi status Wahyu.

"Sudah (rapat). Jadi setelah tadi malam sudah ditetapkan statusnya, KPU kemudian melakukan rapat pleno," kata Ketua KPU, Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Jumat (10/1/2020).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan OTT KPK (Foto : Okezone.com)

Dari rapat tersebut, KPU berkoordinasi dengan Bawaslu dan DKPP untuk membahas perihal tersebut. "Beberapa hal kita siapkan, yang pertama kita sudah melakulan pembicaraan dengan Bawaslu dan DKPP. Kita akan lakukan rapat kembali (tiga lembaga penyelenggara pemilu) jam 14.00 WIB di DKPP," ujarnya.

Rapat pleno yang diselenggarakan secara tertutup itu memutuskan akan membuat laporan kepada presiden, DPR, dan DKPP. "Itu opsi pertama," ucapnya.

Selanjutnya, Arief juga mengaku mendapatkan informasi dari berbagai sumber bahwa Wahyu akan mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatannya di KPU.

"Saya juga ini menerimanya dari teman-teman media, kalau Pak Wahyu sudah membuat catatan, salah satunya adalah mengundurkan diri. Nah kalau siang ini kita dapat surat pengunduran dirinya, maka surat pengunduran diri itu kita kirim langsung kepada presiden, kepada DKPP, dan DPR juga," tuturnya.

Baca Juga : KPK Ingatkan Pejabat Negara Perbarui Data Harta Kekayaan

Baca Juga : Kapal China Berlayar di Natuna Harus Jadi Pelajaran

Hal itu dilakukan agar bisa segera ditindaklanjuti untuk melakukan pemberhentian tetap. "Kemudian dilakukan proses penggantiannya," imbuhnya.

Arief mengatakan KPU juga akan membuat kronologi terkait PAW Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, mulai dari hasil Pemilu 2019 hingga adanya uji materi.

"Saya juga minta dibuatkan kronologinya. Sebetulnya rangkaian yang kita keluarkan untuk perkara terkait itu apa saja? Mulai dari penetapan hasil pemilunya, kemudian penetapan calon terpilihnya, kemudian ada pengajuan keberatan atau uji materi," kata dia.

"Sampai dengan berapa kali surat masuk ke kita. Berapa kali kita jawab. Sampai dengan yang terakhir kita kirimkan tanggal 7 kemarin. Jadi, itu juga sedang disiapkan, sewaktu-waktu data atau dokumen dibutuhkan kami sudah siapkan," tutupnya.

Diketahui, Setelah jadi tersangka dan resmi ditahan oleh lembaga antirasuah, Wahyu membawa secarik kertas yang salah satunya bertuliskan ia akan segera mengundurkan diri sebagai komisioner KPU.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini