nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wahyu Setiawan Jadi Tersangka Kasus Suap, Ketua KPU Minta Maaf

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 21:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 09 337 2151259 wahyu-setiawan-jadi-tersangka-kasus-suap-ketua-kpu-minta-maaf-GaZn8uLTeQ.jpg Konferensi pers KPK dan KPU terkait OTT terhadap Wahyu Setiawan. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan maaf kepada semua pihak atas tindakan salah satu anggotanya, Wahyu Setiawan yang terlibat dalam kasus suap terkait proses pergantian antar waktu (PAW) di DPR RI.

“Atas kejadian ini tentu kami sangat prihatin, kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Arief di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).

Berkaca dari kejadian tersebut, Arief sudah mengimbau kepada seluruh jajaran KPU yang ada di kantor pusat, provinsi, dan di kabupaten kota agar selalu menjaga integritasnya.

“Tetap menjaga integritasnya dan tetap harus bekerja dengan profesional, karena tahun 2020 kita juga punya momentum besar untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di 270 daerah,” ucap Arief.

Baca juga: Kronologi OTT KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Arief menyatakan pihaknya sangat bersedia jika KPK meminta bantuan dalam proses pengusutan kasus suap ini.

(Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

“Maka kami bersedia apabila KPK membutuhkan keterangan tambahan data-data informasi dari KPU. Maka kami membuka diri untuk bisa berkoordinasi lebih lanjut dengan KPK,” ujar Arief.

Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPR RI. Penetapan tersangka dilakukan usai menggelar serangkaian pemeriksaan dan proses penyelidikan.

Adapun, empat tersangka tersebut yakni, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE) dan Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Sedangkan dua pihak pemberi suap yakni, Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Harun Masiku (HAR) dan pihak swasta, Saeful (SAE).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini