nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri Tito Bertemu 9 Sekjen Parpol, Bahas Apa?

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 10:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 08 337 2150536 mendagri-tito-bertemu-9-sekjen-parpol-bahas-apa-MEBw1V4GP0.jpg Pertemuan Mendagri Tito Karnavian dengan sembilan sekjen parpol di Gedung A Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/1/2020). (Foto : Dok Kemendagri)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bertemu sembilan sekretaris jenderal (sekjen) partai politik. Pertemuan ini disebut kemungkinan membahas Pilkada Serentak 2020 hingga dana bantuan untuk partai politik.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, turut hadir Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto hingga Sekjen PPP Arsul Sani. Pertemuan digelar tertutup di Gedung A Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan dirinya belum tahu persis pertemuan ini akan membahas apa. Tetapi, ia menduga hal yang dibincangkan terkait peningkatan dana bantuan untuk parpol, revisi UU Pemilu, hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Pertama, tentu terkait UU parpol itu sendiri, kan ada wacana merevisi UU parpol apalagi yang terkait dengan peningkatan dana banpol (bantuan parpol-red), yang direkomendasikan LIPI dan KPK," kata Arsul di lokasi.

Ia melanjutkan, tetapi LIPI dan KPK dalam rekomendasinya itu kan juga merekomendasikan adanya perubahan dalam UU Parpol, terutama terkait transparansi pengelolaan parpol itu sendiri kalau dana banpolnya ditingkatkan.

Sekjen PPP Arsul Sani. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

Hal kedua yang kemungkinan dibahas, yaitu soal revisi UU Pemilu. Pasalnya, saat ini revisi beleid itu masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu komunikasi di antara pemerintah dengan parpol yang ada di parlemen.

"Yang kedua saya kira kan di DPR Prolegnas juga ada revisi UU Pemilu ya. Nah, saya kira kalau kita mulai dengan pembicaraan informal antarpara sekjen yang punya fraksi DPR ini akan lebih bagus. Paling tidak kita bisa saling tahu posisi awal dari masing-masing partai terkait perubahan UU Pemilu," tutur Arsul.

Yang ketiga, kata Arsul, kemungkinan pertemuan nanti membicarakan Pilkada Serentak yang digelar pada September 2020 di 270 daerah.


Baca Juga : Jaksa Agung Tegaskan Tak Ada Proses Penyelidikan Selama Proses Pilkada 2020

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, pertemuan itu juga turut dihadiri Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Wasekjen PAN Ibnu Bilaludin, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Wasekjen Nasdem Taslim, dan Wasekjen Golkar Christina Aryani. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung. (erh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini