nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sangkal Terima Suap, Eks Anggota DPR Nyoman Terisak saat Bacakan Eksepsi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 21:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 07 337 2150410 sangkal-terima-suap-eks-anggota-dpr-nyoman-terisak-saat-bacakan-eksepsi-jWL0iqofML.jpg I Nyoman Dhamantra menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Mantan Anggota DPR RI, I Nyoman Dhamantra menyangkal telah menerima suap seperti apa yang tertuang dalam dakwaan Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nyoman membantah menerima suap sebesar Rp2 miliar.

Hal itu diungkapkan Nyoman saat membacakan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020). Tampak Nyoman terisak saat membacakan nota keberatan itu.

"Saya tidak pernah melakukan perbuatan yang disebutkan oleh JPU, seperti surat dakwaannya. Saya juga tak mengetahui adanya pertemuan yang dilakukan pihak-pihak terkait perkara pengurusan impor bawang putih," kata Nyoman.

"Saya juga tidak tahu adanya transaksi yang katanya itu hadiah atau janji. Saya juga bingung didakwa, padahal saya tidak pernah memberi perintah. Demi Tuhan saya tidak pernah memberi perintah kepada siapa pun agar saya diberikan hadiah atau janji berupa uang," sambungnya.

Baca Juga: Nyoman Dhamantra Keberatan Didakwa Terima Suap Impor Bawang Rp2 Miliar 

Nyoman merasa operasi tangkap tangan (OTT) hingga membuat dirinya ditahan KPK merupakan peristiwa yang membuatnya traumatik. Ia pun mengungkit perjuangannya saat menjadi anggota DPR.

"Ini peristiwa yang sangat traumatik untuk keluarga saya. Nilai ini sudah termasuk dalam putusan. Tugas tersebut telah berlangsung sejak rakyat memilih saya pada 2009. Rekam jejak saya selama anggota bisa dipertanggungjawabkan. Saya harus kritis," klaimnya.

 I Nyoman

Nyoman bersumpah tidak pernah menerima suap serta memberikan perintah terkait pengurusan impor bawang putih kepada siapa pun. Ia meminta agar Majelis Hakim dapat mengabulkan eksepsinya.

"Demi Tuhan saya tidak pernah menerima atau memerintahkan untuk menerima hadiah janji atau apa pun. Saya mohon agar dapat menerima eksepsi saya, sekaligus membatalkan dakwaan JPU," ucapnya.

Baca Juga: Putra Megawati Disebut di Sidang Tipikor, I Nyoman: Enggak Ada Kaitannya 

Sebelumnya, JPU KPK mendakwa mantan anggota DPR RI I Nyoman Dhamantra telah menerima hadiah berupa uang Rp2 miliar dan janji uang sebesar Rp1,5 miliar. Uang itu dari Direktur PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung, dan dua pihak swasta Dody Wahyudi dan Zulfikar.

Uang tersebut diberikan untuk mengupayakan pengurusan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) di Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini