nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Reynhard Sinaga, "Predator Seksual" Seratusan Pria

Edi Hidayat, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 07:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 07 337 2150350 reynhard-sianaga-sang-predator-setan-seret-nama-depok-ke-belahan-dunia-SACmVlAiO9.jpg Reynhard Sinaga (Foto: BBC)

NAMA Reynhard Sinaga mendadak viral di Indonesia setelah dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris karena terbukti dalam 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria.

Kasus itu terjadi selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. Kasus yang dilakukan Reynhard menjadi kasus pemerkosaan terbesar di Inggris hingga menjadi pusat perhatian dunia.

Di antara 159 kasus tersebut terdapat 136 perkosaan, di mana sejumlah korban diperkosa berkali-kali.

Kepolisian Manchester Raya mengatakan jumlah korban dapat mencapai 190 orang, termasuk 48 orang yang kasusnya telah diadili.

Usut punya usut, pria kelahiran Jambi itu terdata sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di kawasan hunian mewah di Depok, Jawa Barat. Namun, sudah 4 tahun tinggal, keluarga Ryenhard jarang bertemu warga.

"Sudah 4 tahun tinggal di situ. Saya enggak kenal sama anak-anaknya secara dekat. Saya ketemu orangtuanya terakhir waktu pilpres di TPS (tempat pemungutan suara). Ya ngobrol-ngobrol saja waktu itu. Saya belum pernah bertemu dengan Reynhard selama keluarganya pindah ke sini," kata Ketua RT setempat, Abraham Jonatan kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Reynhard

Baca Juga: Korban Pemerkosaan Sebut Reynhard Sinaga Bersahabat, Hakim Bilang Predator Seksual Setan

Kasus pemerkosaan terbesar di Inggris itu menyeret nama kota Depok tempat tinggal Reynhard hingga ke belahan dunia. Wali Kota Depok Mohammad Idris pun angkat bicara.

"Sangat miris dan menyayangkan kejadian asusila dan sosial kewarganegaraan. Dalam konteks hukum positif global kami serahkan kepada yang berwajib," jelas Idris.

Diketahui Reynhard datang ke Inggris dengan visa mahasiswa pada 2007 dan memperoleh tiga gelar magister di Manchester dan tengah mengambil gelar doktor dari Universitas Leeds tapi tetap tinggal di Manchester.

Dia tinggal di Manchester sejak 2011. Namun, belum diketahui di mana Reynhard rentang 2007-2011.

Salah satu teman kuliah, yang tidak mau namanya disebutkan, menuturkan Reynhard adalah sosok yang menyenangkan dan mampu menceriakan suasana di sela-sela tumpukan tugas. Reynhard juga, katanya, merupakah seorang yang pintar dan enak diajak bekerja sama.

Sosok Reynhard yang selalu berpenampilan rapi dan bersih juga dikenal merupakan orang yang bergaul dengan siapa saja dan tidak pernah memilih-milih teman.

Kasus Reynhard terungkap setelah seorang korban yang merupakan pemain rugby terbangun di apartement Reynhard. Korban yang panik langsung memukul pelaku dan kemudian menelepon polisi.

Korban juga ingat Reynhard memberinya "cairan minuman berwarna merah" dan "minuman tak berwarna". Setelah itu, katanya, ia tak ingat sama sekali. Beberapa jam kemudian, ia terbangun ketika Reynhard menidurinya. Hingga akhirnya Reynhard Sinaga ditangkap pada 2 Juni 2017.

kamar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini