nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Belum Temukan Kasus Pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga di Indonesia

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 15:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 07 337 2150246 polri-belum-temukan-kasus-pemerkosaan-oleh-reynhard-sinaga-di-indonesia-FWO42JIxGw.jpg Reynhard Sinaga. (Foto: Facebook)

JAKARTA - Polisi akan mendalami kasus pemerkosaan oleh pria Indonesia Reynhard Sinaga terhadap seratusan pria di Manchester, Inggris. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah pemerkosaan tersebut pernah dilakukannya di Indonesia atau tidak.

"Sedang kita cek ya, sedang kita komunikasikan catatan daripada yang bersangkutan seperti apa, nanti akan kita komunikasikan ya," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/01/2020).

Argo mengaku sudah mengecek di kepolisian, tidak ada laporan pemerkosaan yang dilakukan oleh Raynhard Sinaga. "Kita cek di data file tidak ada yang bersangkutan," ucapnya.

Reynhard Sinaga divonis hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris atas tindakannya memperkosa banyak pria. Reynhard yang kini tinggal di Manchester dituduh sebagai “predator seksual” karena melakukan kasus pemerkosaan terburuk sepanjang sejarah di Inggris.

Argo mengatakan KBRI London sudah memberikan bantuan hukum terhadap Reynhard Sinaga dalam menghadapi proses hukum dan memfasilitasi pria itu bertemu keluarganya.

(Foto: Facebook)

"Dari KBRI London sudah (beri bantuan), berkaitan dengan pemberian pendamping hukum berkaitan dengan tersangka. Juga ada memfasilitasi bertemunya tersangka ini dengan keluarga korban dan juga memberikan fasilitasi pengurusan visa dan sebagainya," ucap Argo.

Sejauh ini pihaknya akan terus melakukan pemantauan terkait perkembangan kasus ini."Apapun ceritanya dia adalah warga negara kita yang perlu pendampingan di dalam pelaksanaan menjalani hukumannya," kata Argo.

Baca juga: Kesaksian Korban Pemerkosaan Reynhard Sinaga, Tidak Sadarkan Diri Usai Tenggak Miras

Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris dalam 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria, selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

BBC News Indonesia melaporkan, di antara 159 kasus tersebut terdapat 136 perkosaan, di mana sejumlah korban diperkosa berkali-kali. Hakim Suzanne Goddard dalam putusannya pada Senin 6 Januari 2020 menggambarkan Reynhard sebagai "predator seksual setan" yang tidak menunjukkan penyesalan.

Hakim memutuskan Reynhard harus menjalani minimal 30 tahun masa hukumannya sebelum boleh mengajukan pengampunan. Sejak awal persidangan, Reynhard selalu mengatakan hubungan seksual itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini