nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Sebut Banjir Bandang di Lebak karena Perambahan Hutan

Rasyid Ridho , Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 14:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 07 337 2150223 jokowi-sebut-banjir-bandang-di-lebak-karena-perambahan-hutan-wVxc1asbT9.jpg Presiden RI, Joko Widodo saat meninjau banjir bandang di Lebak (foto: Rasyid Ridho/Sindo)

LEBAK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa banjir bandang yang menerjang enam Kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten karena dampak aktifitas penambangan ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS).

"Kemudian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten kita lihat memang ini karena perambahan hutan, karena menambang emas secara ilegal," kata Jokowi usai melihat dampak banjir bandang di Pondok Pesantren Latansa, Lebak, Selasa (7/1/2020).

 Baca juga: Kabareskrim Janji Usut Tambang Ilegal Diduga Penyebab Banjir Bandang di Lebak

Jokowi di Lebak

Untuk itu, Jokowi meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk segera menghentikan aktifitas penambangan emas di TNGHS. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa yang dapat merugikan ribuan jiwa.

"Tadi saya sudah sampaikan ke pak gubernur dan bu bupati agar dihentikan. Enggak bisa lagi karena keuntungan satu, dua, tiga orang kemudian ribuan yang lainnya dirugikan dengan adanya banjir bandang," ujar Jokowi.

 Baca juga: Tiga Sekolah di Lebak Banten Hancur Diterjang Banjir Bandang

Saat meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak, Jokowi juga memberikan bantuan kepada masyarakat di posko pengungsian yang berada di gedung serba guna Kecamatan Lebak Gedong.

Sebelum ke Lebak, Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Mensesneg Pramono Anung juga meninjau lokasi tanah longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 Jokwoi

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini