nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tambah 3 Kapal Perang, TNI Patroli 24 Jam di Laut Natuna

Selasa 07 Januari 2020 05:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 07 337 2150041 tambah-3-kapal-perang-tni-patroli-24-jam-di-laut-natuna-WWp9SGLlaG.JPG Salah satu kapal perang milik TNI AL (Foto: Dok. Puspen TNI)

BATAM - Personel gabungan TNI terus mengintensifkan operasi pengamanan maritim di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) menyusul Kapal Coast Guard China yang memilih bertahan mengawal kapal-kapal pencuri ikan. TNI juga menambah kekuatan dengan mengerahkan tiga kapal perang di sana. Kini, total terdapat delapan kapal perang yang beroperasi di Laut Natuna.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Laksamana Madya TNI, Yudo Margono mengatakan, TNI akan terus mengusir kapal-kapal nelayan China keluar dari teritorial Indonesia.

“TNI kembali menurunkan armada tambahan kapal perang sebanyak tiga unit. Sehingga total armada kapal perang berjumlah delapan unit,” katanya, melansir dari iNews.id, Selasa (7/1/2020).

Yudo mengatakan, operasi tersebut akan terus dilakukan 24 jam nonstop tanpa batas waktu hingga kapal-kapal asing asal negeri Tirai Bambu itu benar-benar meninggalkan wilayah maritim Indonesia.

Menurutnya, puluhan kapal nelayan asing itu semakin berani melakukan aksi pencurian ikan di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia laut Natuna berjarak lebih kurang 130 mil dari Ranai, Natuna, Kepulauan Riau.

TNI terus melakukan komunikasi aktif dengan kapal Coast Guard China, namun pendekatan secara persuasif tersebut sama sekali tak diindahkan karena pihak China menganggap aktivitas mereka legal.

“TNI akan terus memperkuat kekuatan di perairan Natuna, tepatnya di perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Patroli gabungan dilakukan dan disiagakan 24 jam tanpa batas waktu, karena kapal Coast Guard berbendera China melakukan pelanggaran wilayah dan melakukan pengawalan terhadap kapal nelayan asing yang melakukan aktivitas pencurian ikan,” paparnya.

TNI Apel di Natuna

Apel pasukan TNI di Natuna (Foto: Dok. TNI)

Jika nantinya kapal-kapal asing itu tetap berkeras bertahan, TNI akan melakukan operasi penegakan hukum di laut ZEE. Selanjutnya kapal ikan asing akan diperiksa dan ditangkap, serta diproses hukum.

Sebab, sesuai hukum internasional untuk pelanggaran wilayah Coast Guard hanya akan diusir sesuai hukum internasional.

“Untuk kapal-kapal ikan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan Indonesia, harus ditangkap dan diproses hukum sesuai dengan hukum Indonesia,” pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini