Stasiun Manggarai, Pusat Transportasi yang Dibangun di Tanah Kampung Budak

Maulidia, Okezone · Sabtu 04 Januari 2020 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 337 2149038 stasiun-manggarai-pusat-transportasi-yang-dibangun-di-tanah-kampung-budak-9TiDe5Vlfz.jpg Ilustrasi (KAI Heritage)

JAKARTA - Stasiun Manggarai jadi salah satu stasiun terbesar di Jakarta, bahkan Indonesia. Lokasinya yang menjadi stasiun transit hampir seluruh lintas KRL membuat Stasiun Manggarai menjelma jadi stasiun paling sibuk di Indonesia.

Rupanya, Stasiun Manggarai telah direncanakan sebagai pusat stasiun (central stasiun) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Saat ini, Stasiun Manggarai sudah dilakukan pembangunan penambahan jalur rel kereta api khusus bandara dan sudah beroperasi sejak awal Oktober 2019.

Awal berdirinya Stasiun Manggarai di Jakarta sudah dikenal oleh warga Batavia (sekarang Jakarta) sejak abad ke-17. Sebelumnya, Manggarai merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya, Manggarai termasuk wilayah dalam Gementee (setingkat Kotamadya) Meester Cornelis.

Lipsus Stasiun Manggarai

Meeseter Cornelis ini berkembang menjadi sebuah kampung, meskipun jalur kereta api wilayah Jakarta-Bogor sudah dibangun oleh perusahaan kereta api swasta Nederlansch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) sejak 1873.

Awalnya Kampung Manggarai baru dibangun stasiun kereta api pada tahun 1914 dan diresmikan pada 1 Mei 1918. Sebelumnya, stasiun kereta api yang terdekat adalah stasiun Boekitdoeri yang tak jauh sekitar 400 meter dari arah selatan stasiun Manggarai.

Stasiun Manggarai

Pada tahun 1913 perusahaan kereta api di negara Staatsspoor en Tramwegen (SS) telah menguasai seluruh jaringan rel kereta di Batavia dan Meester Cornelis. Saat itu pembangunannya dipimpin oleh arsitek asal Belanda Ir. J. Van Gendt. tidak hanya stasiun, Van Gendt juga membangun sekolah pendidikan khusus perkeretapaian dari rumah dinas untuk para pegawai SS di area stasiun.

Sebelumnya, Manggarai pernah memeiliki bengkel terbesar dan terlengkap yang dimiliki oleh SS untuk merehabilitasi dan merakit ulang kereta, gerbong dan lokomotif uap.

Semasa zaman Belanda, Manggarai meliputi batas sungai Ciliwung dari sebelah timur sampai ke barat. Saat ini wilayah tersebut menjadi Jalan Swadaya, sedangkan batas selatan di sepanjang jalan Van Goens (Manggarai Selatan 1) dan Boekit Doeri West (Bukit Duri Barat) yang kini menjadi Jalan Dr. Saharjo.

Dalam hal ini Stasiun Manggarai merupakan stasiun bersejarah yang berperan penting dalam operasional jalur SS di Batavia. Pada suasana Euforia kemerdekaan bulan September tahun 1945, Stasiun Manggarai saat itu diambil alih oleh puluhan ribu demonstran massa pemuda dan buruh kereta api setelah melakukan aksi long march dari stasiun Yogyakarta.

Hingga kini Stasiun Manggarai telah menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia, yakni pada tanggal 3 Januari 1946. Stasiun Manggarai melakukan persiapan rahasia untuk perjalanan Kereta Luar Biasa (KLB) dalam pemindahan Presiden dan Wakil Presiden RI menuju Yogyakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini