nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada, Bencana Longsor hingga Gempa Bumi Berpotensi Terjadi di 2020

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 07:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 01 337 2148022 waspada-bencana-longsor-hingga-gempa-bumi-berpotensi-terjadi-di-2020-euyr4wcDLs.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengantisipasi sejumlah bencana yang berpotensi terjadi di tahun 2020. Bencana tersebut baik alamiah dari alam maupun bentuk kerusakan yang diperbuat manusia.

BNPB memetakan ada sejumlah bencana yang berpotensi terjadi di 2020 seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, erupsi gunung berapi hingga tsunami. Bencana tersebut dikategorikan bencana alamiah dari alam.

"Potensi bencana hidrometerologi seperti banjir, longsor, puting beliung, abrasi pantai masih tinggi. Bencana karhutla masih ada, tapi normal dan diharapkan tidak banyak karena akan dilakukan pencegahan secara intensif," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo kepada Okezone, Rabu (1/1/2020).

"Bencana gempa juga mungkin masih ada. Bencana erupsi juga mungkin ada karena kita ada 127 gunung aktif dan masih ada beberapa gunung yang statusnya waspada," sambungnya.

 bencana

Sementara, bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia dan berpotensi terjadi di 2020 yakni, penambangan emas liar yang menyebabkan longsor, limbah yang berdampak pada pencemaran lingkungan.

"Bencana karena ulah manusia seperti kerusakan lingkungan, penambangan emas liar dengan mercuri, sampah plastik, limbah akan semakin banyak," bebernya.

BNPB mengantisipasi bencana dengan membuat program Katana atau Keluarga Tangguh Bencana. Selain itu, BNPB juga mendesak pemerintah agar melakukan pendekatan penthalix.

"Pendekatan pentahelix yaitu pemerintah sebagai porosnya, dengan melibatkan masyarakat, dunia usaha, akademisi atau pakar, dan media. Bencana juga merupakan urusan bersama, BNPB akan menggalang kekuatan seluruh kompenen pentahelix untuk terlibat dalam penanggulangan bencana," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini