Jadi Saksi, Mantan Kepala Pusat Bancassurance Jiwasraya Dicecar 20 Pertanyaan

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 31 Desember 2019 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 31 337 2147616 jadi-saksi-mantan-kepala-pusat-bancassurance-jiwasraya-dicecar-20-pertanyaan-w9Dwqdeopo.jpg Eldin Rizal Nasution (Foto: Okezone/Harits)

JAKARTA - Mantan Kepala Pusat Bancassurance PT Asuransi Jiwasraya, Eldin Rizal Nasution menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejaksaan Agung dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp13,7 triliun. Seusai menjalani pemeriksaan, Eldin mengaku mendapatkan pertanyaan seputar bancassurance di Jiwasraya.

“Tentang bancassurance. Kami kan dari bancassurance. Jadi kami 3 kepala dari bancassurance. Saya yang pertama, terus ada yang kedua, sekarang yang terakhir,” ujar Eldin di Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Eldin mengaku mendapatkan 20 pertanyaan dari penyidik. Namun tidak ada yang berkaitan dengan permasalahan defisit anggaran dan hanya seputar pemasaran di Jiwasraya.

“Cuma distribusi saja kan. Kami pemasaran saja. Jadi ceritanya banyak tentang pemasaran, bagaimana penawarannya, bagaimana mekanismenya, bagaimana untuk bisa kerja sama. Hanya sampai di situ. Jadi pengelolaan segala kami enggak ikut-ikutan,” tutur dia.

korupsi

Baca Juga: Rugikan Negara Rp13,7 Triliun, Mantan Dirut Jiwasraya Minta Diperiksa Kejagung

Sekedar informasi Eldin merupakan salah satu dari 10 orang yang dicekal oleh Kejaksaan Agung. Terkait pencekalannya ia enggan mengambil pusing dan berjanji akan kooperatif sebagai saksi.

"Oh iya engga apa. Kan itu lebih bagus. Jadi saya senang bisa lebih kooperatif kan. Kita maunya ini cepat selesai," papar Eldin.

Lebih jauh ia tak mau berkomentar jika defitis Jiwasraya yang telah merugikan negara disebut sebagai korupsi. Dia menyerahkan semua persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum.

"Saya engak tau melanggar. Kan nanti ada urusannya," tandasnya.

Sebagai informasi, hari ini Eldin diperiksa oleh Kejagung bersama dengan dua orang lainnya. Diantaranya, Direktur Utama PT Trimegah, Stephanus Turangan dan Direktur PT Prospera, Yosep Chandra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini