Kerugian Negara Akibat Karhutla 2019 Capai Rp75 Triliun

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 30 Desember 2019 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 30 337 2147471 kerugian-negara-akibat-karhutla-2019-capai-rp75-triliun-lIJIvPOqdO.jpg Karhutla di Riau. (Foto: Okezone.com/Banda H Tanjung)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerugian negara yang diakibatkan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp75 triliun. Adapun luas lahan yang terbakar 942.485 hektare.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo mengatakan, karhutla terjadi sejak Juli hingga November 2019. Kebakaran paling parah terjadi pada September 2019.

"World Bank telah menghitung kerugian karena karhutla 2019 ini adalah Rp75 triliun," kata Agus dalam acara Refleksi Bencana Tahun 2019 dan Proyeksi Bencana 2020, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

Penyebab karhutla salah satunya karena musim kemarau yang panjang. Sejumlah wilayah yang terdampak karhutla di antaranya Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Nusat Tenggara Timur (NTT), Riau dan wilayah Sumatera.

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

"Provinsi yang paling tinggi terjadinya kasus karhutla adalah Kalimantan Tengah," ucapnya.

Ia menyebut, karhutla tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga melanda sejumlah negara, seperti Australia dan Kanada. "Bahkan Australia masih terbakar sampai saat ini," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini