nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara Rp242 Miliar dari Kasus Supersemar

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 15:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 30 337 2147433 kejagung-klaim-selamatkan-uang-negara-rp242-miliar-dari-kasus-supersemar-ksqNynXOuO.jpg Jaksa Agung ST Burhanuddin konferensi pers di Gedung Kejagung (Foto : Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Kejaksaan Agung RI menyampaikan capaian kinerja sepanjang 2019. Salah satunya, menyelamatkan uang negara dari kasus tindak pidana korupsi.

Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan pada 2019 pihaknya telah berhasil menyelamatkan uang negara dalam kasus Yayasan Supersemar sebesar Rp242 miliar, dari total keseluruhan kerugian negara Rp4,4 triliun.

“Tindak lanjut terhadap proses ini, Kejaksaan akan terus mengupayakan agar seluruh total nilai (Rp 4,4 triliun) dari putusan tersebut dapat dieksekusi," ungkap Burhanuddin saat konfrensi pers di Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Ilustrasi

Burhanuddin turut memaparkan keberhasilan lain pihaknya pada tahun 2019, seperti melakukan penangkapan buronan terpidana perkara tindak pidana korupsi atas nama Kokos Jiang. “Dalam eksekusi tersebut, Kejaksaan berhasil mengeksekusi uang pengganti ke kas negara sebesar Rp477.359.539.000 sebagai pemulihan kerugian negara," tuturnya.

Kejagung turut melakukan menangkap buronan atas nama Atto Sakmiwata Sampetoding. Atto merupakan terpidana kasus korupsi yang telah menjadi buronan selama lima tahun.

Baca Juga : Malam Tahun Baru di Jakarta, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Baca Juga : Jokowi Inginkan Kota Lama Jadi Pusat Industri Kreatif

Lebih jauh, di tahun 2019 Kejagung juga telah melalukan pelelangan barang rampasan Kapal Ebony sebesar Rp42.365.000.000 dalam perkara illegal fishing.

Tak cuma itu, pihaknya juga membentuk tim khusus terkait dugaan tindak pidana korupsi pada PT Jiwasraya. “Kejaksaan Agung telah membentuk Tim Khusus untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya,” ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini