nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG Prediksi Musim Kemarau Terjadi April-Oktober 2020, Waspada Kekeringan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 15:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 30 337 2147432 bmkg-prediksi-musim-kemarau-terjadi-april-oktober-2020-waspada-kekeringan-b8Vf0ITDgT.jpg Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di acara Refleksi Bencana Tahun 2019 dan Proyeksi Bencana 2020 (Foto: Okezone/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di Indonesia, terutama Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara akan terjadi pada April hingga Oktober 2020. Namun, dimulainya musim kering tidak berlangsung secara serempak di seluruh daerah.

"Musim kemarau tahun 2020 untuk saat ini kami perkirakan akan dimulai bulan April sampai Oktober berakhirnya," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam acara Refleksi Bencana Tahun 2019 dan Proyeksi Bencana 2020, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

Ia menjelaskan, setidaknya ada dua daerah, yaitu Aceh dan Riau yang akan mengalami musim panas lebih dulu, ketimbang kawasan lainnya. Kedua daerah itu diramalkan akan mengalami musim panas pada Februari atau Maret 2020.

"Meskipun musim hujan bulan Januari-Maret waspada di wilayah Aceh dan Riau di situ mengalami musim kemarau. Aceh dan Riau yaitu di bulan Februari-Maret artinya waspada kekeringan dan kebakaran lahan," ujarnya.

Baca Juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Terjadi Januari-Maret 2020 

Ilustrasi kekeringan

Ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk mulai melakukan penyimpanan air pada bulan Februari atau Maret. Hal itu untuk mengantisipasi meluasnya fenomena kekeringan di Tanah Air.

"Hal tersebut bisa dilakukan pada puncak musim hujan yang diprediksi mulai Februari-Maret," katanya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak untuk tak panik dan tetap melakukan kegiatan seperti biasanya dalam menghadapi perubahan musim dari hujan ke kemarau. Salah satu yang disoroti pihaknya adalah kawasan wisata seperti kebun binatang, karena di sana terdapat hewan-hewan yang harus tetap minum meski memasuki musim kering.

"Sehingga kondisi ekstrem ataupun kondisi cuaca musim hujan ini semestinya tidak akan menghambat wisata," kata dia.

Baca Juga: Imbauan BMKG Antisipasi Kekeringan di Puncak Musim Kemarau

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini