nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siaga Banjir, Pemprov DKI Siapkan 4.000 Satgas dengan Gaji Rp8 Juta/Bulan

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 28 Desember 2019 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 28 337 2146910 siaga-banjir-pemprov-dki-siapkan-4-000-satgas-dengan-gaji-rp8-juta-bulan-WCWjwOHKX4.jpg Ilustrasi hujan di DKI Jakarta. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan pihaknya sudah mengantisapasi kesiapan penanganan sampah di musim hujan dengan menyiagakan satuan tugas penanganan sampah. Adapun jumlah satgas itu berisi 4.000 personel yang berasal dari UPK Badan Air.

"Di setiap lokasi rawan tumpukan sampah saat banjir kiriman ditempatkan petugas untuk memantau perkembangan situasi," kata Andono kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Lipsus pasukan oranye. (Foto: Okezone)

Ia menyebut bila terjadi penumpukan sampah di suatu kawasan, maka personel dan armada tambahan segera bergerak ke lokasi tersebut.

"Kita siaga 24 jam. Total petugas kita ada sekitar 12 ribu. Jadi ada 8 ribu yang organik, 4 ribu yang siaga 24 jam. Jadi satgas khusus itu untuk penanganan banjir," ujarnya.

Ia menerangkan, melihat tugas dari Satgas Banjir tersebut cukup berisiko, pihaknya memutuskan memberikan upah dengan nilai yang cukup tinggi.

"Gaji mereka itu Rp1,3 sampai 1,6 juta dari UMP. Kalau mengikuti UMP 2020 Rp4,2 juta. Jadi gaji mereka itu Rp6 hingga 8 juta. Ada juga BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan," paparnya.

Ia menjelaskan, mereka yang menjadi Satgas Banjir merupakan orang-orang pilihan. Sebab, mereka harus melalui serangkaian latihan yang digelar bersama Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL.

"Jadi satgas itu memang sudah dilatih oleh pasukan katak. Jadi memang sudah punya keahlian khusus untuk di badan air," katanya.

Sebagaimana diberitakan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di DKI Jakarta terjadi pada Februari 2020. Berdasarkan penelitian BMKG, menjelang Februari nanti memasuki masa pancaroba, sehingga sesekali bakal terjadi hujan juga.

"Berdasarkan prediksi bahwa untuk DKI Jakarta puncak musim hujan akan berkisar di bulan Februari," ucap Deputi Klimatologi BMKG Adi Ripaldi di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat 29 November 2019.

Lipsus pasukan oranye. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini