nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI, Wakapolri hingga Waka BIN Merapat di Kemenko Polhukam Bahas Papua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 27 Desember 2019 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 27 337 2146579 panglima-tni-wakapolri-hingga-waka-bin-merapat-di-kemenko-polhukam-bahas-papua-49sdXQjJmA.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memimpin rapat tingkat menteri tentang perkembangan terkini Papua dan Papua Barat. Rapat tersebut digelar di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019).

Berdasarkan pantauan Okezone, rapat ini turut dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, Menkominfo Johnny G Plate, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wakapolri Komjen (Pol) Ari Dono Sukmanto.

Hadir pula Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksamana, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, dan Kapuspen Kemendagri Bahtiar.

"Kita akan menyamakan pandangan mengenai beberapa hal terkait perkembangan di Papua," kata Mahfud di kantornya. Rapat selanjutnya resmi dibuka oleh Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Mahfud

Baca Juga: Mahfud MD Klaim Sudah Lakukan Pendekatan Komprehensif soal Papua

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak akan melakukan pendekatan keamanan semata untuk menyelesaikan persoalan di Papua.

Menurutnya, pendekatan secara komprehensif yang meliputi aspek sosial, kebudayaan, ekonomi, pendidikan, hukum hingga keamanan akan dilakukan untuk menyelesaikan persoalan di Bumi Cendrawasih tersebut.

"Disitu kita juga melakukan penekanan yang disampaikan oleh Presiden. Pemerintah akan menelakukan pendekatannya komprehensif, ekonomi, kebudayaan, pendidikan, hukum akan lebih disinergikan," ujar Mahfud dalam jumpa pers "Refleksi Akhir Tahun" di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 26 Desember 2019.

Isu tentang Papua kembali menghangat setelah adanya kabar Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge mundur dari jabatannya pasca terjadi penembakan terhadap warga sipil di wilayahnya. Pengunduran itu diduga sebagai bentuk protes.

Mahfud Md mengatakan bahwa persoalan itu belum jelas duduk perkaranya. Jika pun benar, Mahfud menduga pengunduran diri sang Wabup sebagai manuver politik.

"Soal Wabup Nduga mengundurkan diri, satu itu belum jelas juga. Kedua, kalau itu benar, bisa saja itu manuver politik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini