nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Fakta Pengemudi "Koboi" Lamborghini, dari Surat Kendaraan Palsu hingga Koleksi Satwa Langka

Alifa Muthia Diningtyas, Jurnalis · Jum'at 27 Desember 2019 13:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 27 337 2146561 7-fakta-pengemudi-koboi-lamborghini-dari-surat-kendaraan-palsu-hingga-koleksi-satwa-langka-uStXOX2PTf.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Seorang pengemudi Lamborghini, Abdul Malik ditetapkan sebagai tersangka usai menodongkan senjata api ke arah dua orang pelajar SMA berinisial AD dan MI di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Aksi pengemudi Lamborghini itu terjadi pada Sabtu sore 21 Desember 2019.

Melansir dari berbagai sumber, Okezone coba merangkum fakta-fakta kasus tersebut :

 Baca juga: Koleksi Hewan Langka Pengemudi Lamborghini 'Koboi' Disita Polisi

1. Menodongkan Pistol karena Tersinggung

Abdul Malik merasa tersingguh atas perkataan “Mobil Bos” yang dilontarkan dua pelajar AD dan MI. Abdul Malik yang kala itu tengah membawa mobil supercar Lamborghini merasa tak terima dengan kelakuan para pelajar itu.

"Dia merasa diteriaki, wah mobil bos, dia tak terima lalu turun, pelaku mengeluarkan letusan itu, dikejar (korban), dipaksa jongkok, korban tak mau, lalu dia keluarkan lagi letusan sampai tiga kali totalnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

 Lamborghini

2. Pelajar Korban Penodongan Syok

Dua pelajar, AD dan MI yang ditodongkan pistol oleh Abdul Malik "Koboi Kemang", mengalami syok. Mereka ditodongkan pistol karena Abdul Malik merasa tersinggung dengan perkataan dua pelajar itu.

"Ya kan di bawah umur dia merasa agak syok aja, nanti akan didalami melalui pemeriksaan bimbingan konseling dari psikolog," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Andi Sinjaya Ghalib, Selasa (24/12/2019).

 Baca juga: Kasus Pengemudi Lamborghini Koboi, DPR Minta Izin Penggunaan Senpi Diperketat

Melihat kondisi kedua pelajar tersebut, kata Andi, AD dan MI membutuhkan trauma healing. Maka, akan diberikan bimbingan konseling untuk menghilangkan traumanya.

3. Pelaku Diduga Terpengaruh Narkoba Jenis Ganja

Abdul Malik yang menodongkan senjata api ke dua orang pelajar di Kemang, Jakarta Selatan diduga terpengaruh narkoba jenis ganja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menuturkan berdasarkan hasil tes urine, AM mengaku positif menggunakan ganja.

"Saat baru dilakukan penangkapan, tim mendalami apakah dia dalam kondisi mabuk saat kejadian, ternyata dia itu positif menggunakan ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

4. Pelaku Seorang Pengusaha Properti

 

Usai penangkapan Abdul Malik, polisi melakukan pengecekan mulai dari mobil mewah hingga senjata api yang dipengang pelaku, ternyata mengantongi izin.

"Pelaku ini pengusaha properti, mobil tersebut saat dicek memang terdaftar, begitu juga senpinya semua izin, lalu Kartu Perbakin ada, tapi karena perbuatannya kita proses sesuai aturan yang berlaku," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

5. Surat Kendaraan Bukan Atas Nama Pemilik

 

Kasatreskrim Polres Jaksel AKBP Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, pihaknya telah menemukan indikasi penghindaran pajak Lamborghini oleh tersangka penodongan pistol, yaitu Abdul Malik dengan modus mengatasnamakan kepemilikan Lamborghini ke orang lain, yaitu pekerja serabutan AR.

"Ada indikasi begitu (menghindari pajak). Setelah kita periksa dokumen kepemilikan atas namanya itu ternyata pemiliknya buruh kasar, pekerja serabutan," kata Andi.

Pada Juli 2019, AR pernah menerima pemberitahuan pembayaran pajak dari pihak Dinas Perpajakan Negara dikarenakan belum membayar pajak atas 1 unit mobil merk Lamborghini bernomor polisi B 27 AYR warna oranye tahun 2013 atas nama AR tersebut.

 

6. Pelaku Simpan Amunisi

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, penggeledahan kediaman tersangka pada Selasa, 24 Desember 2019 pukul 23.00 WIB dengan disaksikan oleh istri serta ketua RT dan RW setempat.

Pada saat penggeledahan polisi kembali menemukan beberapa peluru panjang dan satu peluru pendek yang masih utuh di kediaman AM di Jalan Jambu, Pejaten Barat, Pasar Minggu.

"10 peluru panjang kaliber 5.56, 11 peluru pendek kaliber 9 dan 1 peluru pendek masih utuh," ungkap Andi.

7. Pelaku Koleksi Hewan Langka

Tidak hanya kepemilikan senja api saja, Abdul Malik juga menyimpan satwa dilindungi yang diawetkan.

"Hewan langka appendix 2 yang diduga dimiliki oleh tersangka tersebut, yaitu kepala rusa jenis bawean yang diawetkan, burung cenderawasih yang diawetkan, buaya muara yang diawetkan dan harimau yang diduga jenis harimau Sumatera yang dilindungi," ujar Kasatreskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya.

 hewan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini