nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratna Sarumpaet Diharapkan Tiru Jejak Prabowo Dukung Pemerintahan Jokowi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 27 Desember 2019 10:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 27 337 2146502 ratna-sarumpaet-diharapkan-tiru-jejak-prabowo-dukung-pemerintahan-jokowi-uMvmYmnnL2.JPG Ratna Sarumpaet (Foto: Okezone)

JAKARTA - Politikus Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily berharap aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet dapat mengikuti jejak Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi).

Ratna Sarumpaet akhirnya menghirup udara bebas setelah permohonan pembebasan bersyaratnya dikabulkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Ratna adalah mantan terpidana kasus penyebaran berita bohong yang merupakan pendukung pasangan calon 02 Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Kini, Prabowo telah bergabung di pemerintahan Jokowi dan menjadi Menteri Pertahanan.

"Sebagai pendukung utama Pak Prabowo, saya ingin Ibu Ratna Sarumpaet memberikan dukungan pula kepada pemerintahan Jokowi seperti halnya juga Pak Prabowo yang kini menjadi pembantu Presiden Jokowi," kata Ace saat saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

"Yang lalu biarlah menjadi catatan kelam tentang sejarah Pilpres 2019 yang diwarnai dengan hoaks. Kita sama-sama menyukseskan program pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan," sambung mantan Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin ini.

Ace meyakini pembebasan bersyarat Ratna Sarumpaet sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku. Soal pembebasan bersyarat tetap harus mengacu pada mekanisme hukum yang telah diatur dalam aturan hukum.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini berharap momentum pembebasan bersyarat Ratna Sarumpaet ini menyadarkan semua pihak bahwa cara-cara berpolitik dengan menyebarkan hoax memberikan efek jera bagi siapapun.

"Ini harus jadi pelajaran bagi kita semua. Berpolitik jangan menghalalkan segala cara termasuk dengan menebarkan kebohongan dan hoaks," tukas Ace.

"Apalagi saat ini Pak Prabowo sudah bergabung dengan Pemerintahan Jokowi. Pertarungan telah selesai. Mari kita isi bangsa ini dengan energi positif. Kita semai kebaikan bukan kebencian," jelasnya.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ratna Sarumpaet dengan hukuman 2 tahun penjara lantaran dinilai bersalah menyebarkan berita bohong dan membuat keonaran sebagaimana Pasal 14 Ayat (1) Undang Undang Nomor 1 tahun 1947.

"Terdakwa Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah bersalah menyebar pemberitaan bohong. Menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun," kata Ketua Majelis Hakim, Joni.

Kuasa hukum Ratna, Desmihardi mengatakan kliennya resmi keluar dari Lapas Perempuan kelas II A Pondok bambu, Jakarta, pada 26 Desember 2019. Ratna bisa menghirup udara bebas setelah permohonan pembebasan bersyaratnya dikabulkan oleh Kemenkumham.

Selain pembebasan bersyarat, Ratna juga mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi) dari Menkumham Yasonna Laoly pada hari raya Idul Fitri dan momentum kemerdekaan RI 17 Agustus.

"Sehingga dari total dua tahun hukuman penjara, ibu Ratna menjalani masa hukuman selama lebih kurang 15 bulan, terhitung sejak Oktober 2018," terang Desmihardi, kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini