Wabup Nduga Dikabarkan Mundur, Mahfud MD : Bisa Saja Manuver Politik

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 26 Desember 2019 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 337 2146349 wabup-nduga-dikabarkan-mundur-mahfud-md-bisa-saja-manuver-politik-sxDu6dM3ll.jpg Mahfud MD. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Wakil Bupati Nduga, Papua, Wentius Nimiangge dikabarkan mundur dari jabatannya pascaterjadi penembakan terhadap warga sipil di wilayahnya. Pengunduran itu diduga sebagai bentuk protes.

Merespons itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan persoalan itu belum jelas duduk perkaranya. Jika pun benar, Mahfud menduga pengunduran diri sang wakil bupati (wabup) sebagai manuver politik.

"Soal Wabup Nduga mengundurkan diri, satu itu belum jelas juga. Kedua, kalau itu benar, bisa saja itu manuver politik," kata Mahfud saat jumpa pers "Rilis Akhir Tahun" di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, fenomena pengunduran diri kepala atau wakil kepala daerah adalah hal yang biasa sebagaimana di daerah lainnya. Karena itu, Mahfud berpandangan tidak ada hal yang luar biasa dalam konteks ini.


Baca Juga : Mahfud MD Sebut Usulan Pemekaran Papua Masih Belum Matang

"Sama aja kayak di Jawa banyak. Banyak orang yang diminta turun, banyak yang mengundurkan diri. Kan sering juga terjadi. Itu biasa saja. Jadi kita tidak usah mengatakan bahwa di sana sudah terjadi hal luar biasa sampai bupatinya mengundurkan diri. Saya kira itu bagian dari manuver politik. Biasa saja," tutur Mahfud.


Baca Juga : Terkena Malaria saat Bertugas, Anggota TNI di Papua Gugur

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini