nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Febri Beberkan Kronologi Rangkap Jabatan Jubir Sekaligus Kabiro Humas KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 16:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 26 337 2146282 febri-beberkan-kronologi-rangkap-jabatan-jubir-sekaligus-kabiro-humas-kpk-p8VfSOwd4k.jpg Febri Diansyah (foto: Okezone)

JAKARTA - Febri Diansyah membeberkan kronologi aturan yang membuat dirinya rangkap jabatan sebagai Juru Bicara (Jubir), sekaligus Kepala Biro (Kabiro) Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rangkap jabatan itu kemudian menjadi polemik ketika pimpinan KPK periode 2019-2023 resmi menjabat.

Febri mengaku awalnya ditunjuk sebagai Kabiro Humas KPK pada 6 Desember 2016. Saat itu, kata Febri, aturan yang berlaku adalah Peraturan KPK nomor 1 tahun 2015. Dimana, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa jabatan Kepala Biro Humas sekaligus juga Juru Bicara KPK.

"Dalam konteks itu lah saya melaksanakan tugas sebagai Kepala Biro Humas dan juga Juru Bicara KPK," ungkap Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).

Baca juga: Febri Diansyah Mundur dari Juru Bicara KPK 

Kemudian, sambung Febri, terdapat perubahan aturan pada 2018. Febri mengatakan, saat itu tim Biro Humas KPK mengusulkan agar ada pemisahan orang yang menjabat sebagai Kabiro Humas maupun Juru Bicara.

"Bahkan pada saat Pak Agus dan kawan-kawan masih menjabat pimpinan jilid IV pada saat itu, saya juga mengusulkan agar jabatan tersebut diisi, namun pimpinan saat itu memutuskan Kepala Biro Humas tetap menjalankan tugas sebagai Juru Bicara," imbuhnya.

 Baca juga: Ada Dewas KPK, Mahfud MD Optimis Pemberantasan Korupsi Lebih Baik

Atas keputusan pimpinan KPK periode 2015-2019 tersebut, Febri melaksanakan tugasnya sebagai Kabiro Humas sekaligus Jubir hingga kepemimpinan Agus Rahardjo Cs rampung. Rangkap jabatan Febri, sesuai dengan aturan KPK dan ditambah keputusan pimpinan jilid IV.

"Jadi aturannya saya kira clear ya, di tahun 2015 kepala Biro humas adalah sekaligus juru bicara itu disebutkan secara spesifik di peraturan KPK 1/2015 itu dan kemudian di tahun 2018 terjadi perubahan aturan tapi pimpinan masih menugaskan saya sebagai juru bicara KPK sekaligus sebagai Kepala Biro Humas," bebernya.

Febri resmi melepaskan jabatannya sebagai Juru Bicara KPK per hari ini. Saat ini dan kedepannya nanti, ia hanya menjabat sebagai Kabiro Humas KPK. Jabatan Jubir akan dilelang dan diseleksi ulang oleh pimpinan KPK jilid V.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini