nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Cuaca Ekstrem Mengintai saat Libur Natal dan Tahun Baru

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 24 Desember 2019 11:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 24 337 2145533 waspada-cuaca-ekstrem-mengintai-saat-libur-natal-dan-tahun-baru-za42cJNWWZ.jpg Ilustrasi cuaca (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan hujan lebat pada periode libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. 

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, hingga periode Dasarian II Desember 2019, berdasarkan jumlah ZOM, 74% wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Daerah yang sudah mulai turun hujan yakni, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

"Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat dan Papua umumnya hujan terjadi dimulai pada saat menjelang siang hingga sore hari,” kata Dwikorita dalam siaran persnya, seperti dikutip dari Setkab.go.id, Selasa (24/12/2019).

Baca Juga: Naik Transjakarta Gratis bagi Jemaat Misa Natal di Gereja Katedral

Bagi masyarakat pesisir, nelayan, dan wisatawan, Kepala BMKG itu mengingatkan perlunya mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan Indonesia. Pada periode 23 – 28 Desember 2019, jelas Dwikorita.

Cuaca ekstrem Foto: Okezone

Gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea) berpeluang terjadi di Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Samudera Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Laut Sawu bagian selatan.

Kemudian, Perairan selatan Pulau Sawu hingga Pulau Rotte, Samudera Hindia barat Sumatera, Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas – Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Perairan timur Bintan hingga Lingga, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Maluku, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat hingga Papua.

“Sementara untuk tanggal 27 – 28 Desember 2019 terjadi peningkatan gelombang laut setinggi 2,5-4 meter di Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Sumbawa, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Sumba dan Laut Natuna Utara,” tambah Dwikorita.

Baca Juga: Libur Nataru 2020, Menhub Budi Karya Tinjau Pelabuhan Merak

Dwikorita menambahkan, selama periode Posko Natal dan Tahun Baru, lanjut Dwikorita, BMKG pun turut berperan aktif dalam kegiatan Posko Nataru Nasional di Kementerian Perhubungan, ASDP Pelabuhan Merak, 34 UPT Propinsi, Posko gabungan di 13 Pelabuhan dan 96 Bandara.

Informasi cuaca khusus yang terkait posko Nataru 2019/2020 dapat diakses melalui kanal-kanal informasi resmi BMKG, baik melalui media sosial, media elektronik, hotline informasi, dan media lainnya.

Dwikorita mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi:

a. Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh.

b. Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.

c. Waspada kenaikan tinggi gelombang.

d. Menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini