nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dewas KPK Belum Bekerja Efektif Usai Dilantik Presiden Jokowi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 10:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 23 337 2145092 dewas-kpk-belum-bekerja-efektif-usai-dilantik-presiden-jokowi-fGFlEDjDH3.jpg Pelantikan Dewas KPK. (Dok Setkab)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik lima anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat, 20 Desember 2019. Kelimanya ialah Tumpak Hatorangan Panggabean, Artidjo Alkostar, Albertina Ho, Harjono, dan Syamsudin Haris.

Kinerja Dewas KPK belum efektif pasca-dilantik oleh Presiden Jokowi. Para Dewas KPK masih belum dapat bekerja secara maksimal di hari pertamanya. Mereka terganjal oleh Peraturan Presiden (Perpres) untuk melaksanakan tugasnya.

Anggota Dewas KPK, Harjono mengaku masih di luar kota ketika hari pertamanya bekerja. Ia belum dapat bekerja maksimal. Mantan Ketua DKPP tersebut masih menunggu Perpres dari Jokowi agar bisa efektif menjalankan tugasnya.

"‎Saya masih di luar kota. Masih tunggu aturan Perpresnya. Ya belum action, lagi koordinasi dengan yang lain," kata Harjono saat dikonfirmasi Okezone, Senin (23/12/2019).

Pelantikan Dewas KPK. (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Senada dengan Harjono, anggota Dewas KPK Syamsudin Haris juga mengaku belum dapat bekerja secara efektif di hari pertamanya menjabat sebagai Dewas. Kata Syamsudin, dirinya saat ini masih cuti.

"Kita belum ada rapat ya karena masih pada cuti. Saya sendiri sebenarnya jadwal cuti," ujar Syamsudin dikonfirmasi terpisah.


Baca Juga : Ngabalin Nilai Dewas KPK Bagaikan Manusia Setengah Dewa

Sekadar informasi, Perpres dari Presiden Jokowi terkait Dewas KPK hingga saat ini belum terbit pasca-dilantik. Perpres tersebut diperlukan lantaran belum ada aturan turunan dari UU Nomor‎ 19 Tahun 2019 ‎tentang KPK yang mendasari terbentuknya Dewas sebagai organ baru di tubuh Lembaga Antikorupsi.

Berdasarkan Pasal 37C UU Nomor 19 Tahun 2019, dalam menjalankan tugas Dewas akan dibentuk organ pelaksana pengawas. Ketentuan mengenai organ tersebut diatur dengan Peraturan Presiden.


Baca Juga : Ketua KPK Firli Bahuri Disarankan Ikuti Jejak Tito Karnavian

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini