PDIP Pastikan Tak Akan Usung Eks Napi Korupsi di Pilkada 2020

Fadel Prayoga, Okezone · Minggu 22 Desember 2019 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 22 337 2144760 pdip-pastikan-tak-akan-usung-eks-napi-korupsi-di-pilkada-2020-H1TGQ27AsH.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto memastikan tak akan mengusung calon kepala daerah yang pernah menjadi narapidana kasus korupsi di Pilkada 2020. Hal itu sebagai bukti kalau partai berlambang banteng moncong putih itu selalu mengedepankan kriteria calon pemimpin yang berintegritas untuk diusung dalam pesta demokrasi lima tahunan.

"Kami tak akan pernah mencalonkan kepala daerah yang statusnya koruptor atau pernah menjalani tindak pidana Korupsi," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Baca Juga: Ini Sikap Gibran jika Tak Dapat Rekomendasi PDIP Maju Pilwalkot Solo 

Ia menyebut tak akan memberi toleransi sedikit pun bagi kepala daerah yang diusungnya, lalu terbukti melakukan tindak pidana rasuah, maka pihaknya tak segan-segan untuk langsung memecatnya.

"Kami memberi sanksi pemecatan," katanya.

Hasto 

Ia menjelaskan, demi meminimalisir terjadinya praktik korupsi, maka pihaknya akan mendidik seluruh kader agar bersikap jujur dan berintegritas.

"Partai juga memberikan dukungan, pendidikan antikorupsi harus dilakukan, upaya membangun sistem keuangan partai yang transparan, membangun seluruh aparatur partai agar mengedepankan integritas tidak menyalahgunakan kekuasaan ini harus terus dilakukan partai," ujar Hasto.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020 pada 23 September. Pesta demokrasi itu akan dihelat di 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Potret Haru Gibran Rakabuming Kala Minta Restu sang Nenek, Cucu Kesayangan Nih!

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini