nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR: Hari Ibu Upaya Memperkuat Posisi Tawar Perempuan di Organisasi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 21 Desember 2019 11:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 20 337 2144390 dpr-hari-ibu-upaya-memperkuat-posisi-tawar-perempuan-di-organisasi-IjLSKayXKf.jpg Wakil ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian (Foto: Ist)

JAKARTA - Setiap tanggal 22 Desember bangsa Indonesia biasa memperingati sebagai Hari Ibu Nasional. Beragam individu mempunyai cara sendiri ataupun pandangan tersendiri mengenai perayaan Hari Ibu tersebut.

Seperti halnya anggota Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai perayaan Hari Ibu adalah momen untuk memperkuat posisi tawar kaum perempuan melalui sebuah pengorganisasian.

“Sebetulnya hari ibu di Indonesia agak berbeda dengan di negara lain, karena disini kita merayakan hari ibu untuk memperkuat posisi tawar perempuan melalui pengorganisasian,” kata Hetifah saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Ilustrasi

Menurut Hetifah, tugas ibu di era sekarang ini sangatlah penting. Seperti mempunyai tanggungjawab untuk turut membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang juga saat ini merupakan prioritas dari bangsa kita.

Dia menilai dalam membangun SDM yang unggul untuk bangsa Indonesia ini salah satu kuncinya berada di tangan ibu. Maka dari itu sosok Ibu harus bisa mengikuti transformasi perkembangan jaman guna memberikan sebuah pendidikan kepada anaknya.

“Sekarang dengan adanya transformasi pendidikan ibu-ibu juga harus bisa mengikuti perkembangan jaman. Jadi kalau misalnya nanti teknologi menjadi berpengaruh di dalam proses pendidikan ibu-ibu gaboleh gaptek kita juga harus memanfaatkan kepentingannya baik untuk anak-anak kita ataupun diri sendiri,” jelasnya.

Lipsus Hari Ibu

Hetifah menekankan sosok ibu haruslah menjadi role mode atau menjadi panutan bagi anaknya. Oleh sebab itu jarus memberikan contoh-contoh yang positif guna menginspirasi bagi sang buah hati.

“Jadi jangan main-main ya, maksudnya kita sebagai seorang perempuan harus memberikan yang terbaik karena anak-anak kita mendapatkan inspirasi yang posirif dari kita,” ujarnya.

“Dan mereka bangga pada sosok ibunya, jadi ibu itu menjadi contoh teladan dan jangan kita mengajarkan ataupun melakukan hal-hal yang sebenarnya kita tidak ingin anak kita lakukan,” imbuh Hetifah.

Tetap Mengurus Anak di Tengah Kesibukan

Meskipun di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR, Hetifah mengaku dirinya selalu menyempatkan untuk mengawasi ataupun memberikan perhatian kepada anaknya. Hal itu sebagaimana upaya agar tak melupakan tugas utamanya sebagai ibu.

Cara menyiasatinya dengan cara memanfaatkan teknologi yakni melalui aplikasi chating yang ada di telepon genggamnya.

“Teknologi bisa menjadi alat komunikasi bukan hanya urusan kerja. Tapi juga dengan keluarga, seperti saya punya whatssapp group, dimana saat detik ini pun saya bisa tau anak saya lagi dimana, lagi melakukan apa dan mereka bisa konsultasi apapun setiap saat tanpa harus sengaja melawan macet untuk ketemu,” jelas Hetifah.

Selain melalui tekonologi, politikus partai Golkar memaparkan bila dirinya juga mempunyai cara lain melalui tatap muka dengan anaknya. Menurutnya waktu bertemu anak dan keluarga sangatlah penting guna menghilangkan sejenak penat dari pekerjaan sehari-hari.

“Tapi memang ada waktu waktu kita gunakan untuk tatap muka, dinner bareng, olahraga bareng banyak kesempatan yang intinya harus seimbang gak holeh fokus satu hal, tapi atur waktu kita untik keseimbangan hidup,” jelasnya.

“Kalo sekarang kita urusin politik, keluarga lah yang menguatkan lah. Karena di politik kan banyak tantangannya ya karena sedang menghadapi masalah keluarga lah yang menguatkan kita,” tutur Hetifah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini