nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Wanita-Wanita Tulang Punggung Keluarga, Jadi Buruh Kasar hingga Penyanyi Kafe

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 21 Desember 2019 11:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 20 337 2144347 cerita-wanita-wanita-tulang-punggung-keluarga-jadi-buruh-kasar-hingga-penyanyi-kafe-VkxJm6dchZ.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

TANGERANG - Menjadi ibu pekerja bagi kebanyakan perempuan merupakan pilihan yang sulit. Sulit meninggalkan anak menjadi salah satu alasan mengapa ibu sulit memilih antara di rumah atau di kantor.

Namun, bagi sebagian ibu yang lain bekerja bukanlah pilihan, namun sebuah keharusan. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga anak-anaknya seharian penuh.

Sopiyah (45) salah satunya, baginya bekerja adalah keharusan. Anak-anaknya memang sudah dewasa, namun masih belum bisa mandiri secara keuangan. Sopiyah tidak bisa mengandalkan anak-anaknya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dirinya harus tetap mencari uang agar kebutuhannya terpenuhi.

Sopiyah

"Kalau saya gak kerja, gimana saya makan. Anak saya satu sudah menikah, tapi buat kebutuhan dia saja masih minta. Anak yang kedua juga sama, gajinya masih kecil. Saya gak bisa repotin mereka" jelas Sopiyah.

Beda cerita dengan Sopiyah yang bekerja di sebuah konveksi kecil di wilayah Periuk, Kota Tangerang. Rika (24) terpaksa bekerja karena sang suami pergi entah kemana. Rika memilih menjadi penyanyi di kafe untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan anak semata wayangnya.

Rika mengaku pilihannya itu sempat ditentang keluarganya. Namun Rika tak bisa berbuat banyak, suaminya pergi tanpa kabar. Padahal saat itu Rika sangat bergantung pada suaminya. Rika juga bukannya tidak berusaha mencari pekerjaan lain. Namun, panggilan kerja tak juga datang meskipun dirinya terus melamar ke berbagai tempat. Ia juga tak bisa terus-terusan meminta bantuan orang tua dan saudaranya yang lain.

"Tiga tahun nikah, suami saya kabur sama cewek lain. Mau gak mau saya kerja. Anak masih kecil. Terpaksa tawaran yang ada jadi penyanyi kafe saya terima" katanya.

Imej penyanyi kafe yang seksi dan menggoda serta kerja di malam hari membuat Rika sering disangka perempuan nakal. Tak jarang tetangganya memandang Rika penuh curiga karena kerap diantar oleh mobil yang berbeda.

"Padahal saya itu jadi penyanyi kafe biasa. Bukan kafe remang-remang. Saya juga gak mungkin lah kerja di tempat yang seperti itu" jelasnya.

Selain Rika, masih ada Wiwin yang menjadi tulang punggung keluarga menggantikan suaminya. Jika Rika bekerja karena ditinggalkan suaminya, Wiwin bekerja karena suaminya tidak lagi bisa menjadi tulang punggung keluarga. Sejak menjadi korban PHK 8 tahun lalu, suaminya seperti hilang arah. Wiwin pun bekerja keras demi kebutuhan keluarga terutama biaya sekolah anak-anaknya.

Lipsus Hari Ibu

"Suami saya kena PHK, anak-anak masih sekolah. Kalau saya gak kerja nanti anak saya bisa putus sekolah" jelasnya.

Wiwin juga menjelaskan bahwa baik ibu bekerja ataupun ibu yang tinggal di rumah tetaplah seorang ibu. Tidak ada istilah full time mommy, atau ibu sepanjang waktu. Karena sejatinya status seorang ibu tidak terbatas waktu.

"Saya kerja justru untuk anak saya, untuk keluarga. Jadi jangan menilai ibu yang bekerja itu egois" ujar Wiwin.

Senada dengan Wiwin, Rika juga mengungkapkan keluh kesahnya selama menjadi ibu pekerja. Banyak yang menganggap dirinya tega meninggalkan anak karena mencari uang. Padahal semua itu dia lakukan demi anak semata wayangnya. Rika rela melakukan apa saja asalkan anaknya bisa menjadi seseorang yang lebih baik dari dirinya.

"Ibu bekerja itu kan pasti ada alasannya. Saya yakin, semua ibu di dunia ini sayang sekali dengan keluarganya. Saya pun begitu, melakukan apa saja untuk anak saya" ucap Rika.

Baik Sopiyah, Rika, dan Wiwin hanyalah sedikit dari banyaknya ibu di dunia yang rela melakukan apa saja untuk kebahagiaan anaknya. Mereka bertiga sama-sama mengungkapkan bahwa kasih sayang seorang ibu ditunjukan dengan cara yang berbeda beda. Meskipun terlihat aneh di mata orang lain, namun kasih sayang seorang ibu adalah sesuatu yang pasti dan tidak bisa digantikan oleh apapun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini