Menlu Retno, Tetap Jadi Ibu yang Hebat Meski Tugas Negara Membeludak

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 21 Desember 2019 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 337 2144328 menlu-retno-tetap-jadi-ibu-yang-hebat-meski-tugas-negara-membeludak-ensAdMq10j.jpg Menlu Retno Marsudi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, perempuan Indonesia merupakan orang-orang yang hebat. Ia pun berpesan agar para perempuan bisa memanfaatkan kehebatan yang dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa untuk kebaikan untuk keluarga, bangsa, dan negara.

"Kaum perempuan adalah kaum yang hebat. Mari kita gunakan karunia kehebatan ini untuk berbuat kebaikan, baik kebaikan untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, maupun dunia," ujar Retno kepada Okezone.

Retno menjelaskan, selama ini Presiden Jokowi memberikan kepercayaan yang sama baik kepada para menteri laki-laki maupun perempuan di Kabinet Indonesia Maju dalam periode kedua pemerintahannya.

Menlu Retno dan Suami

"Di dunia internasional, Presiden juga salah satu memimpin dunia yang aktif dalam kampanye 'heforshe'," ujar dia.

Retno menaruh rasa hormat kepada Jokowi karena selalu diberi kepercayaan dalam menjadi menteri sekaligus "srikandi" Jokowi dalam menjalankan tugas di pemerintahan.

"Saya merasa terhormat diberi kepercayaan membantu beliau. Insya Allah saya akan tunaikan tanggung jawab ini dengan sebaik mungkin," papar dia.

Retno memaparkan selama menjadi menteri dirinya tak pernah kesulitan dalam membagi waktu bersama keluarga. Retno memiliki dua orang anak dan sudah berkeluarga semuanya.

"Anak saya pertama (ventura kapitalis) dan menantu tinggal dan kerja di Singapura. Anak saya kedua (dokter) dan menantu sedang melanjutkan sekolah di Inggris," ungkap Retno.

Retno mempunyai suami seorang arsitek dan Ketua RW di tempat tinggalnya. Menurut dia, dalam membina rumah tangga yang terpenting adalah membangun team work agar keluarga bisa saling mengerti dan saling peduli.

"Yang penting dalam keluarga adalah membangun teamwork dan komunikasi yang baik dengan pasangan dan anak-anak. Walaupun tidak bisa mendampingi mereka 24 jam, tapi anak harus merasakan bahwa kita selalu ada bersama mereka," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini