nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Aliran Dana di Kasino PPATK: Kita Berusaha agar Ditindaklanjuti

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 20 337 2144256 soal-aliran-dana-di-kasino-ppatk-kita-berusaha-agar-ditindaklanjuti-DPian6Lm8P.jpg Ketua PPATK Kiagus Badaruddin dan Mendagri Tito Karnavian di Kemendagri, Jakarta, Jumat (20/12/2019). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA – Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Badaruddin mengatakan, pihaknya akan berusaha temuan uang kepala daerah di kasino luar negeri bisa ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

Kiagus mengakui, tidak semua temuan yang diperoleh PPATK harus ditindaklanjuti. Namun, dirinya berusaha agar semua temuan bisa terus diungkap aparat penegak hukum dengan melaporkan sesuai prosedur setiap temuan yang didapat.

"Itu sudah kita lakukan dengan proper, tidak mesti 100 persen ditindaklanjuti. Tapi, tentu kita berupaya seefektif mungkin yang kita laporin itu bisa ditindaklanjuti," kata Kiagus di Kantor Kemendagri, Jumat (20/12/2019).

Ketua PPATK Kiagus Badarudin dan Mendagri Tito Karnavian di Kemendagri, Jakarta (Foto : Okezone/M Rizky)

Adapun terkait temuan aliran dana kepala daerah di kasino luar negeri itu, dirinya tidak bisa membuka secara detail siapa kepala daerah yang dimaksud. Sebab hal itu perlu dilakukan penyelidikan lebih jauh oleh aparat penegak hukum untuk melihat kebenaran temuan itu sendiri.

Kiagus mengatakan, temuan yang diperoleh PPATK bersifat intelijen sehingga tidak boleh disebar kepada publik sebelum diselidiki. Namun, PPATK yang memiliki fungsi pencegahan bisa menyampaikan bahwa ada temuan.

"Kami sampaikan laporan intelijen, jadi harus diuji, dilengkapkan kembali dari sudut aspek hukumnya ya. Dalam sisi pencegahan, PPATK berwenang untuk menyampaikan kepada masyarakat apa yang telah dilakukannya. Nah, tentu dalam batas batas yang kami nilai tidak mengganggu dan tidak juga melanggar asas praduga tak bersalah," ucapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, setiap aparat penegak hukum juga memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti temuan yang didapat PPATK. Sebab apabila itu tidak dilakukan, bisa dikatakan melanggar.

"Kami salah kalau tidak ditindak lanjut atau penegak hukum salah kalau enggak ditindak lanjut. Namun, ini adalah harus dilihat sebagai laporan intelijen dan dari penegakan hukum. Jadi kita berupaya setiap laporan itu efektif, bisa dilanjutkan," ucapnya.

Kiagus menambahkan, pihaknya akan selalu membuka ruang untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar temuan aliran dana tersebut bisa diungkap secara gamblang.

Baca Juga : Soal Uang Kepala Daerah di Kasino, Mendagri: Itu dari Intelijen

"Kami selalu membuka pintu antara analis kami dengan penyidik. Itu biasanya sudah kita bangun dengan baik, kita komunikasikan dengan baik para penegak hukum, apakah dari kepolisian, dari kejaksaan, dari KPK, untuk kasus korupsi ya," tuturnya.


Baca Juga : PPATK: Penyimpanan Uang di Kasino Merupakan Modus Baru

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini