Artidjo Alkostar, Pendekar Hukum yang Kini Awasi Kerja KPK

Fiddy Anggriawan , Okezone · Jum'at 20 Desember 2019 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 337 2144253 artidjo-alkostar-pendekar-hukum-yang-kini-awasi-kerja-kpk-bWSteOh27p.jpg Artidjo Alkostar Tiba di Istana Kepresidenan Sebelum Pelantikan Dewan Pengawas KPK (foto: Okezone/Artidjo Alkostar)

JAKARTA - Mantan Hakim Agung, Artidjo Alkostar ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK). Lalu seperti apa sepak terjang Artidjo yang dikenal sebagai pendekar hukum?

Dilansir dari berbagai sumber, Artidjo lahir di Situbondo, Jawa Timur, pada 22 Mei 1948 itu merupakan seorang ahli hukum Indonesia. Pria 71 itu juga Hakim Agung yang mendapat banyak sorotan atas keputusan dan pernyataan perbedaan pendapatnya dalam banyak kasus besar.

Baca Juga: Internal KPK Sambut Baik Artidjo Alkostar Masuk Kandidat Dewan Pengawas

Artidjo Alkostar. (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)	 

Artidjo Alkostar. (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Nama Artidjo populer saat memperberat vonis 4 tahun penjara menjadi 12 tahun kepada politikus Angelina Sondakh untuk kasus korupsi, serta vonis 10 bulan kepada dokter Ayu untuk kasus malapraktik.

Sebelum ditunjuk sebagai Dewas KPK, Artidjo menjabat sebagai Ketua Muda Kamar Pidana Mahkamah Agung Indonesia.

Artidjo pun menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (20/12/2019) untuk menjalani prosesi pelantikan Dewas KPK. Sebelum prosesi pelantikan, Artidjo memastikan akan bekerja profesional saat menjabat anggota Dewas KPK.

Dia pun tak banyak mengomentari soal pembentukan Dewas dari pengesahan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK itu.

"Kita profesional dan proporsional. Proporsional itu penting menjaga keseimbangan supaya lembaga ini sehat dan bekerja baik, sesuai harapan bersama," kata Artidjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Artidjo Alkostar. (Foto: Istimewa)

Artidjo Alkostar. (Foto: Istimewa)

Baca Juga: Agus Rahardjo Anggap Artidjo Alkostar Cocok Jadi Dewas KPK 

Artidjo menegaskan, dirinya menerima amanah jabatan Dewas KPK lantaran merupakan tugas negara. Dia memastikan sudah dihubungi Istana beberapa hari lalu untuk kesiapan menjabat anggota Dewas KPK itu.

"Ya panggilan republik ini, saya tidak boleh egoistis, mungkin (bukan-red) kepentingan saya. Tapi kan kalau itu diperlukan kan negara perlu kita bantu. Negara kita kan negara kita bersama," tuturnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini