Bela Negara Dinilai Bukan Hanya Urusan Militer

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 19 Desember 2019 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 337 2144016 bela-negara-dinilai-bukan-hanya-urusan-militer-UPiRi0VBqI.jpg Ilustrasi Bela Negara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini ingin masyarakat menanamkan semangat bela negara dalam setiap lini kehidupan. Pasalnya tantangan ke depan akan semakin berat.

"Bela negara itu tanggung jawab kita sebagai rakyat dan warga negara, jadi bukan hanya domain militer atau angkatan bersenjata. Justru rakyat menjadi komponen penting dan strategis dalam bela negara. Caranya dalam setiap sikap dan perbuatan selalu menimbang kepentingan, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa," ungkap Jazuli dalam keterangan yang diterima, Kamis (19/12/2019).

Jazuli menerangkan, masyarakat harus bisa menjaga semangat persatuan dan kesatuan di manapun berada. Masyarakat juga diimbau bisa saling menghargai satu sama lain, tidak mengadu domba, menista, dan memecah belah.

"Jadi intinya kita bisa melakukan bela negara dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menjadi warga negara yang bertanggung jawab dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara baik dan konsekuen," tuturnya.

PKS

Baca Juga: Bela Negara Jadi Alat Pencapai Tujuan Nasional Bangsa

Jazuli menuturkan, tantangan bangsa ke depan akan semakin berat. Ancaman terhadap negara dimensinya semakin luas, tidak hanya yang nampak atau kasat mata, tetapi banyak yang tidak nampak seperti pergesaran nilai, budaya, pelemahan karakter dan sejenisnya.

"Semangat dan kesadaran bela negara harus semakin kuat kita tanamkan kepada generasi bangsa. Ini semua soal penanaman nilai yang harus didesain melalui sistem pendidikan dan pelatihan termasuk, antara lain, dengan menyegarkan kembali materi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB)," pungkas Jazuli.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini