DPR Sebut Kasus Rekening Kasino Kepala Daerah Hanya Persoalan Moral-Etik

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 19 Desember 2019 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 337 2143981 dpr-sebut-kasus-rekening-kasino-kepala-daerah-hanya-persoalan-moral-etik-w6nhO7FXN5.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Achmad Dimyati Natakusumah melihat kasus dugaan kepala daerah yang menyimpan uang di rekening kasino adalah persoalan etik dan moral belaka. Ia belum melihat aspek pidana pada kasus tersebut.

"Itu hanya moral etik. Kasino nggak punya bank menurut saya," kata Dimyati saat dihubungi Okezone, Kamis (19/12/2019).

Di sisi lain, Dimyati tidak yakin pengungkapan kasus tersebut akan mudah. Pasalnya, kasino merupakan tempat judi yang identik dengan 'dunia hitam.'

Baca Juga: Ini Alasan PPATK Tolak Ungkap Identitas Kepala Daerah Pemilik Rekening Kasino

"Tapi saya nggak begitu yakin bisa membuka itu kasino karena di situ privat banget," imbuh dia.

PPATK sebelumnya menduga ada transaksi keuangan yang dilakukan sejumlah kepala daerah di luar negeri. Uang yang ditransaksikan tersebut diduga disimpan dalam rekening kasino.

Nominal uang dalam valuta asing yang disimpan di rekening kasino tersebut mencapai Rp 50 miliar. Namun, PPATK tidak mengungkapkan secara rinci kepala daerah yang diduga melakukan hal itu.

"Kami menelusuri adanya transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang diduga melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing. Jumlahnya pun signifikan, sekitar Rp 50 miliar (yang disimpan) ke rekening kasino di luar negeri," kata Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini