nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deretan Habib yang Tersandung Kasus Pidana, dari Habib Bahar hingga Husein Alatas

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 15:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 19 337 2143860 deretan-ulama-tersandung-kasus-pidana-dari-habib-bahar-hingga-habib-husein-alatas-puO5Ey3Avm.jpg Habib Bahar bin Smith. Foto: Okezone

SEBAGAI manusia biasa yang tidak pernah luput dari dosa, seorang habib pun bisa tersandung kasus pidana. Buktinya Habib Husein Alatas dilaporkan ke polisi.

Selain Habib Husein Alatas, terdapat habib lain yang tersandung kasus pidana. Kasus-kasus yang dihadapi para habib itu cukup beragam sehingga proses hukumnya sangat panjang. Lalu siapa saja habib yang pernah tersandung hukum pidana di Indonesia?

1. Habib Bahar bin Smith

 

Pada Juli 2019 lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung memvonis Bahar bin Smith dengan pidana penjara selama tiga tahun. Ia dinyatakan terbukti secara hukum bahwa telah melakukan penganiayaan terhadap santrinya.

Selanjutnya, Habib Bahar tinggal di Lapas Pondok Rajeg, Bogor. Beredar kabar selama Habib Bahar tinggal di dalam tahanan, ia mengisi waktu dengan berdakwah kepada seluruh penghuni Lapas.

Bahkan, Habib Bahar telah membuat beberapa Napi menjadi Mualaf hingga hafal hadist dan ayat-ayat Alquran. Hal ini pun diungkapkan oleh Pengacara Habib Bahar, Azis Yanuar. "Iya, lebih banyak membaca kitab-kitab ya seperti itu. Tidak ada yang berubah (kegiatannya) meskipun sedang dalam penjara," katanya.

Habib Rizieq

 

Foto: Okezone

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab atau akrab disapa Habib Rizieq juga salah satu yang hingga kini tengah berhadapan dengan hukum dari beberapa kasus. Salah satu kasusnya adalah dugaan mengenai chat mesum dengan wanita.

Namun belakangan kasus tersebut dihentikan polisi lewat Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Meski begitu Habib Rizieq belum pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Habib Husein Alatas

Terakhir adalah Habib Husein Alatas, ia ditangkap karena menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan dengan modus pengobatan alternatif.

Polisi menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan seorang wanita yang merasa jadi korban pencabulan Husein Alatas, saat melakukan pengobatan alternatif di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Ketika melakukan pengobatan alternatif, korban seakan-akan merasa terhipnotis sehingga tertidur. Pada saat itu, menurut korban, dirinya mendapatkan perlakuan pencabulan dari Husein Alatas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, penyidik menjerat Habib Husein Alatas dengan Pasal 290 KUHP tentang Tindak Pidana Pencabulan.

"Kami kenakan Pasal 290 KUHP," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019. (abp)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini