Istri Eks Menpora Imam Nahrawi Kembali Dipanggil KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 19 Desember 2019 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 337 2143738 istri-eks-menpora-imam-nahrawi-kembali-dipanggil-kpk-FPpADmDqOQ.jpg Shobibah Rohmah (jilbab merah), istri mantan Menpora Imam Nahrawi (Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Shobibah Rohmah, pada hari ini. Shobibah merupakan istri dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Shobibah akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI tahun anggaran 2018. Ia diperiksa untuk penyidikan anak buah Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum)," kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati melalui pesan singkatnya, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: Istri Imam Nahrawi Irit Bicara Usai Diperiksa KPK 

Shobibah sendiri pernah diperiksa KPK pada Kamis, 24 Oktober 2019, lalu. Saat itu, ia diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan suaminya, Imam Nahrawi. Namun, usai diperiksa Shobibah membantah diperiksa untuk penyidikan Imam Nahrawi.

"Saya saksinya Pak Miftahul Ulum bukan saksinya bapak," klaim Shobibah.

Imam Nahrawi

KPK sendiri telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum.

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Baca Juga: Legislator Jakarta Fraksi PKB Dipanggil KPK untuk Penyidikan Imam Nahrawi 

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini