Antisipasi Aksi Sweeping Nataru, Kemendagri Keluarkan Edaran untuk Kepala Daerah

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 18 Desember 2019 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 337 2143506 antisipasi-aksi-sweeping-nataru-kemendagri-keluarkan-edaran-untuk-kepala-daerah-EvyGjr3vFJ.jpg Kapuspen Kemendagri Bahtiar (Foto: Ist)

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk mendukung kelancaraan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar, saat dimintai tanggapan terkait pencegahan apabila terjadi aksi sweeping yang dilakukan oknum masyarakat di daerah menjelang Nataru.

"Kemendagri sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah. Isinya termasuk melakukan langkah-langkah untuk mendukung kelancaran Nataru, misalnya berkoordinasi dengan aparat keamanan, supaya saudara kita yang menjalankan perayaan Nataru bisa lancar," kata Bahtiar saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Baca Juga: Menag Imbau Jangan Ada Aksi Sweeping saat Natal dan Tahun Baru

Kapuspen Kemendagri Bahtiar

Bahtiar mengatakan, kegiatan yang mengganggu ketertiban umum, seperti sweeping, pasti akan ditindak tegas oleh aparat keamanan. Pasalnya, tindakan itu menyebabkan disharmoni. Kepala daerah pun telah bekerja sama dengan aparat dan stakeholder terkait demi menjamin kelancaran Nataru.

"Kita harus menghormati supaya warga yang menjalankan perayaan Nataru bisa khidmat, tidak boleh satu kelompok pun melakukan tindakan intoleran seperti itu. Itu kan tindakan melanggar hukum dan pasti ditindak. Kita setuju ditindak secara tegas, itu bikin disharmoni kebangsaan," ujar dia.

Bahtiar yang juga Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri mengungkapkan, pemerintah telah menggelar rapat untuk membahas persiapan Nataru kali ini. Semua instansi bergerak bersama-sama untuk menjamin kelancaran perayaan tersebut.

Kendati demikian, Bahtiar mengakui di daerah-daerah belum ada peristiwa menonjol yang terindikasi mengganggu kelancaran Nataru. Ia memastikan jika pun ada tindakan yang mengganggu, aparat pasti akan menindaknya.

"Sampai hari ini tidak ada yang menonjol. Cuma aparat pasti akan menindak andai kemungkinan itu terjadi," tutur dia.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Pertebal Pengamanan di 57 Gereja saat Natal

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini