Komisi III DPR Sayangkan Presiden Jokowi Tak Bentuk Pansel untuk Pilih Dewas KPK

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 18 Desember 2019 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 337 2143433 komisi-iii-dpr-sayangkan-presiden-jokowi-tak-bentuk-pansel-untuk-pilih-dewas-kpk-zLclM1LLxr.jpg Trimedya Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menyayangkan Presiden Jokowi tidak membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk memilih dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut disampaikannya ketika menjadi pembicara di acara diskusi publik yang mengangkat tema 'Pemimpin Baru KPK, dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi' yang digelar Forum Lintas Hukum Indonesia.

"Seyogyanya memang presiden seperti hakim konstitusi, membentuk pansel juga untuk menentukan," ucap Trimedya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

"Sehingga bisa terukur siapa orang-orang yang akan diseleksi. Tapi kelihatannya presiden tidak melakukan itu. Mengingatkan mungkin juga ada soal waktu, mungkin ya," tambahnya.

Forum Lintas

Baca Juga: Agus Rahardjo Anggap Artidjo Alkotsar Cocok Jadi Dewas KPK

Di balik ada atau tidaknya pansel untuk memilih Dewas KPK, Trimedya mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil dan nama-nama yang akan diumumkan oleh Presiden Jokowi.

"Jadi kita serahkanlah kepada lima pimpinan (KPK) ini, plus empat nanti dewas yang akan ditentukan. Tentu kita harus meyakini lima orang (Pimpinan KPK) yang kami pilih ini memang benar-benar niatnya sudah bulat bahwa mereka mau melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia ini," papar Trimedya.

Sekadar diketahui, pemilihan dewan pengawas KPK ditentukan oleh Presiden Jokowi selaras dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini