Heboh Rekening Kasino Kepala Daerah, PPATK: Kami Tidak Bohong!

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 18 Desember 2019 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 337 2143213 heboh-rekening-kasino-kepala-daerah-ppatk-kami-tidak-bohong-ca3BcgMjTQ.JPG Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin menyambut baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi identitas kepala daerah yang disebut memiliki rekening kasino di luar negeri.

”Ya, alhamdulillah, apa yang kami lakukan tidak bohong tidak goreng-goreng data yang tidak perlu,” ujar Kiagus saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Diketahui sebelumnya, beberapa hari lalu Kiagus menyatakan PPATK menemukan dugaan TPPU kepala daerah, di mana kepala daerah itu menaruh uangnya di luar negeri di sebuah rekening kasino.

Karena itulah, Kiagus menekan temuan oleh pihaknya itu adalah benar adanya. Namun dia menegaskan bahwa pihaknya tidak mempunyai hak untuk menindak ataupun mengumukan, sebab penegak hukumlah yang mempunyai wewenang tersebut.

“Kami tidak membongkar tapi tugas kita beda-beda. Tugas kami adalah mengumpulkan data, kemudian analisa data dan menyerahkan kepada penegak hukum,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Kiagus menegaskan jika tak ada niat untuk membuat kegaduhan di publik akibat temuannya. Melainkan hal tersebut adalah sebuah upaya pencegahan agar yang bersangkutan mempunyai efek jera.

“Kalau kemarin kami mengumumkan itu bukan untuk menimbulkan kegaduhan tetapi dari aspek pencehah dan diharapkan kami sampaikan itu si terduga pelaku tidak lagi melakukan hal tersebut karena itu bisa ditelisik oleh PPATK. Kan gitu maksudnya jadi kita enggak mau ribut-ribut,” tegasnya.

Konpers PPATK

Konpers PPATK soal rekening kasino (Foto: Okezone)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sudah mengetahui identitas kepala daerah yang disebut memiliki rekening kasino di luar negeri. Lembaga antirasuah berharap dengan adanya informasi ini bisa bersinergi dengan pihak terkait.

"Ya kami mengetahui itu. Rasanya pemerintah juga sudah kita beri tahu ya. Ya, semoga nanti ada langkah sinergis lah," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa 17 Desember 2019 kemarin.

Meski begitu, Agus masih belum mengungkap identitas kepala daerah tersebut. Namun, kata dia, KPK telah menangani perkara korupsi yang menjerat anak buah sang kepala daerah.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini