nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres Ma'ruf Amin Minta China Terbuka soal Isu Uighur

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 18:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 17 337 2143093 wapres-ma-ruf-amin-minta-china-terbuka-soal-isu-uighur-uroOthiId9.jpg Wapres RI Maruf Amin (foto: Okezone.com/Reza)

JAKARTA - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meminta pemerintah China bersikap lebih terbuka, terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa Muslim Uighur di Xinjiang.

"Kita berharap semua pihak supaya terbukalah, termasuk China, Myanmar, kita minta lebih terbuka," ucap Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).

 Baca juga: Jawab Tudingan Media AS soal Uighur, PBNU Tegaskan Tak Bisa Didikte China

Ma'ruf menegaskan, pemerintah Indonesia selalu bersikap konsisten terhadap perlindungan hak asasi manusia (HAM). Karena itu, Indonesia mengajak semua negara, termasuk China, untuk melindungi HAM masyarakatnya.

"Kalau pemerintah memang konsisten soal perlindungan HAM. Kita mengajak semua negara, termasuk China untuk melindungi HAM," jelasnya.

 Baca juga: PP Muhammadiyah Jawab Pemberitaan Media AS soal Muslim Uighur

China, kata Ma'ruf, beralasan bahwa kamp Uighur hanya untuk memberikan pelatihan, bukan tempat indoktrinasi. Namun, dia tetap meminta China bersikap terbuka dalam rangka perlindungan HAM terhadap kaum Muslim di sana.

"Kita minta lebih terbuka. Tapi prinsip perlindungan HAM kita akan tetap mendukung," tegasnya.

Sementara itu, terkait tudingan pemerintah China merayu ormas Islam di Indonesia untuk bungkam terhadap isu Uighur, Ma'ruf menyatakan bahwa hal tersebut sudah dibantah oleh pihak yang bersangkutan.

"Kalau ormas Islam kan sudah ada bantahan dari masing-masing bahwa itu tidak benar," pungkas Ma'ruf.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini