Jelang Pilkada 2020, Warga Perbatasan Berbondong-bondong Serahkan Senpi

Ade Putra, Okezone · Selasa 17 Desember 2019 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 337 2142862 jelang-pilkada-2020-warga-perbatasan-berbondong-bondong-serahkan-senpi-GneqxcFWJ0.jpg Foto: Okezone

BENGKAYANG - Masyarakat di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat sedang bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dihelat pada 2010.

Sebagai bentuk kesiapan dan menjaga kamtibmas, masyarakat berbondong-bondong menyerahkan senjata api (senpi) rakitan kepada polisi. Seperti yang dilakukan masyarakat di Jagoi Babang, kecamatan yang berbatasan langsung dengan Lundu, Sarawak, Malaysia.

Kapolsek Jagoi Babang, AKP Hoerrudin mengatakan, penyerahan ini setelah adanya imbauan terkait bahaya dan ancaman hukum menyimpan atau menguasai senpi tanpa izin.

"Sebentar lagi akan diadakan Pilkada Kabupaten Bengkayang. Mudah-mudahan Pilkada dapat berjalan lancar dengan kesadaran dari masyarakat salah satunya mengumpulkan senjata api ini," kata Hoerrudin kepada wartawan, Selasa (17/12/2019).

 Baca juga: Kemendagri Ajak Masyarakat Antisipasi Sumber Konflik Pilkada 2020

Jumlah senpi yang diserahkan warga saat ini ada 14 unit. Terdiri dari 12 senpi jenis lantak, satu bowmen dan satu senapan angin.

"Upaya ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," tuturnya.

Kata dia, bersama dengan masyarakat kepolisian dapat menjalankan tugasnya. Maka ia juga mohon dukungan dari masyarakat untuk pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bengkayang ini agar berjalan dengan lancar dan tertib. Khususnya di wilayah Kecamatan Jagoi Babang.

"Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung kami dalam melaksanakan tugas," ucapnya.

 Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Polri Pelihara Kamtibmas lewat Capacity Building

Satu diantara warga yang menyerahkan senpi, Darius mengatakan, senjata api rakitan yang diserahkan masyarakat ini merupakan senjata tradisional.

"Penyerahan ini dengan kesadaran masyarakat sendiri. Semoga kedepannya Jagoi Babang bisa lebih baik. Masyarakatnya akan sadar bahaya menyimpan senpi serta bisa tertib hukum," ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini